(1) Mengenal Kandidat Bupati PASS: Sukses Jadi Konglomerat Karena Mau Belajar

Foto Dok Balieditor.com: Putu Agus Suradnyana dalam sebuah acara beberapa waktu lalu

Foto Dok Balieditor.com: Putu Agus Suradnyana dalam sebuah acara beberapa waktu lalu

BALIEDITOR.COM – Untuk sementara ini, pasangan kandidat incumbent Putu Agus Suradnyana yang diusung PDIP bersana Nyoman Sutjidra, menjadi pasangan tunggal, karena pasangan SURYA masih berjuang untuk menjadi pasangan kandidat tetap.

Balieditor.com mengajak masyarakat Buleleng, Bali, untuk mengenal lebih dekat kandidat bupati incumbent Putu Agus Suradnyana yang akrab disapa PAS.

Sebelum terjun ke dunia politik, Agus Suradnyana adalah seorang pengusaha sukses dan milyarder. Agus Suradnyana merupakan seorang konglemerat Bali asal Banyuatis, Kecamatan Banjar, Buleleng.

Begitu ia terjun ke dunia politik, Dewi Sri pun selalu berpihak padanya. Ia selalu menjadi calon legislatif nomor urut satu DPRD Bali dari Dapil Buleleng. Berbagai jabatan strategis di partai dan DPRD pun diraihnya. Antara lain Ketua Komisi III DPRD Bali menjadi miliknya selama berkantor di Renon.

Puncak karier politk diraih Agus Suradnyana ketika 54 persen lebih masyarakat Buleleng memberi kepercayaan menjadi Bupati Buleleng tahun 2012 lalu. Kini Agus Suradnyana ingin melanjutkan kekuasaannya di Bumi Panji Sakti.

Kembali pada cerita kesuksesnya sebagai pengusaha hingga mengantar dia menjadi seorang politisi yang dikagumi kawan dan disegani lawan.
Apa kunci kesuksesan Agus Suradnyana? Menurut pejabat murah senyum ini, kesuksesannya tidak terlepas dari usaha dan keberaniannya menghadapi tantangan. Kata dia, seorang pengusaha harus berani menghadapi tantangan.

Kata dia, gagal dalam menjalankan sebuah bisnis bukan aib. Buka pula dosa. Menurut Agus Suradnyana, saat dirinya sedang merintis usaha di mulai dari pergaulannya dengan para tukang batu, sopir dan kernet di wilayah Badung dan Denpasar.

“Saya belajar dari mereka. Saya belajar bagaimana managemen yang baik dari para sopir. Dari para kernet dan tukang di Badung. Dan saya menjadi kontraktor dan memiliki usaha sampai dengan saat ini,” cerita Suradnyana dalam suatu kesempatan.

Bahkan kunci kesuksesanya itu pernah disampaikan dalam materinya tentang Enaknya Menjadi Pengusaha yang diselenggarakan oleh Kelompok Wirausaha Muda Singaraja, di Gedung Kesenian Singaraja Bali, 24 Januari 2014 malam silam.

Agus Suradnyana mengungkapkan paling tidak ada sepuluh langkah dalam menjalankan usaha. “Sepuluh karakter itu adalah visioner , confident, positip thinking, genuine, goal oriented, persistent, ready to face, creative, healthy competitor, democratic leader,” tandas pemilik Bisnis Transportasi Mai Bus ini.

Suradnyana mengungkapkan sepuluh karakter yang disebutkan itu mengantar dirinya menjadi seorang milyoner pada umur 28 tahun.

“Saya masih muda waktu itu. Saat saya masih berumur 28 tahun, saya sudah menjadi milyarder dengan sepuluh karakter itu,” ungkap Suradnyana yang merupakan owner Group Grand Korry dan tiga hotel di Denpasar ini. (francelino xxf/bersambung)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *