(2-Habis) PAD Sektor Budidaya Kelautan Bocor? Aneh Nener Produk Buleleng Tapi SKA dari Kabupaten Lain

Foto Balieditor.com-cha: Areal tambak Indukan Bandeng dan Nener serta Udang jenis vanamei di Desa Patas

BALIEDITOR.COM – ANEH BIN AJAIB! Kapasitas produk tinggi namun ketika membutuhkan dokumen Surat Keterangan Asal (SKA) malah harus diminta ke kabupaten Lain. Padahal nener dan udang produk asal Buleleng.

Menurut Meddy, kapasitas produksi tambaknya bisa menghasilkan 50 hingga 70 rean nener perhari. Satu rean berisi 5.000 bibit bandeng sedangkan produksi udang vanamei menghasilkan ratusan ton pertahun.

”Anehnya kami mendapatkan dokumen Surat Keterangan Asal (SKA) dari kabupaten lain padahal ini (nener dan udang,red) produksi asli Buleleng. Sedang untuk urus PCR kami terpaksa ke Situbondo karena di Gondol (Balai Besar Riset Budidaya Laut dan Penyuluhan Perikanan (BBRBLPP), Gondol, Gerokgak, red), tidak tersedia. Ini pun sudah merugikan dari sisi waktu dan anggaran,” ungkap Meddy.

Sedang untuk pemenuhan sektor tenaga kerja, Meddy menyebut sangat signifikan terutama untuk tenaga kerja di sekitar tambak. Hal itu, menurutnya, mampu mendongkrak daya beli masyarakat karena sebagian besar warga sekitar terserap untuk bekerja di tambak.

”Jumlahnya cukup banyak dan itu mampu menggerakan roda ekonomi masyarakat. Bahkan, kami juga memberikan kontribusi melalui dana CSR untuk kepentingan peningkatan sumber daya manusia di sekitar tambak,”ungkapnya.

Sementara itu, terkait tidak adanya PCR di Buleleng, Kepala Bidang Teknis Sarana dan Penyuluhan, Balai Besar Riset Budidaya Laut dan Penyuluhan Perikanan (BBRBLPP), Gondol, Penyabangan,Gerokgak, Ir.Ibnu Rusdi, MP , membenarkan Balai Riset Gondol selama ini menyediakan jasa pengujian PCR. Namun belakangan terkendala akibat kehabisan stok bahan kimia yang terlambat diorder.

”Selama ini lancar untuk pengujian PCR nya. Dan sekarang terhenti akibat kehabisan stok bahan kimia. Kami belum bisa pastikan sampai kapan kondisi ini berlangsung,” pungkas Rusdi. (cha/frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *