(4-Habis) Kebudayaan: Kadisbud Tastra, “Tiga Alasan Kenapa Buleleng Harus Bangun Museum”

Foto Balieditor.com-frs: Kadisbud Buleleng Putu Tastra Wijaya

Foto Balieditor.com-frs: Kadisbud Buleleng Putu Tastra Wijaya

BALIEDITOR.COM – Kepala Dinas Kebudayaan (Kadisbud) Kabupaten Buleleng, Bali, Putu Tastra Wijaya mengemukakan bahwa UPTD Gedong Kirtya saat ini memiliki inventaris naskah kuno sebanyak:

a) Sampai dengan pendataan lontar tahun 2016 , UPTD Gedong Kirtya menyimpan Lontar sebanyak 1.749 judul / cakep

G1

b) Dengan adanya penambahan lontar yang diberikan oleh Bapak Gede Neca, jumlah lontar bertambah menjadi 1.810 judul/cakep

G2

c) Naskah salinan lontar sebanyak 4.867 judul

G3

Kondisi naskah salinan lontar
Kondisi utuh /terbaca: 4.633 judul
Konsisi rusak : 243 judul

G4

d) Buku
b) berbahasa Belanda sebanyak 8.598 judul
c) buku cetakan hasil alih bahasa sebanyak 27 judul
Ada sejumlah langkah yang ditawarakn Kadisbud Tastra bagi UPTD Gedong Kirtya. Langkah-langkah yang UPTD Gedong Kirtya dapat lakukan untuk pelestarian konservasi lontar antara lain :
a.Penulisan naskah diatas daun lontar (alih media dari media kertas ke media lontar). Saat ini UPTD Gedong Kirtya memiliki naskah salinan lontar yang belum ada lontarnya sebanyak 4.067 judul. naskah-naskah tersebut diupayakan untuk disalin ke dalam lembar-lembar lontar (alih media dari media kertas ke media lontar) . Upaya penulisan naskah diatas daun lontar ini dilakukan mengingat masih banyak inventaris UPTD Gedong Kirtya berupa naskah salinan/ ketikan maupun naskah salinan dalam bentuk tulisan tangan diatas kertas.
b.Alih aksara dari aksara Bali ke aksara Latin (alih media dari media lontar ke media kertas). Dari 1.757 judul lontar, sebanyak 957 judul belum berhasil dialih aksarakan ke dalam aksara latin, sehingga perlu diupayakan kegiatan alih aksara tersebut agar nantinya terdapat keseimbangan (balance) antara lontar dan salinannya
c.Alih bahasa dari bahasa Sansekerta/ Jawa kuno/Kawi/Bali ke bahasa Indonesia. Jumlah Lontar sebanyak 1.757 judul / cakep dan Naskah salinan lontar sebanyak 4.867 judul/cakep hanya 27 judul yang sudah dialih bahasakan (diterjemahkan) hal ini disebabkan terbatasnya jumlah penterjemah yang dimiliki UPTD Gedong Kirtya, sementara ini UPTD Gedong Kirtya bekerja sama dengan pihak ketiga dan itupun jumlahnya terbatas.
d.Pengetikan ulang naskah salinan lontar. UPTD Gedong Kirtya saat ini memiliki 4.867 judul naskah salinan lontar, dari jumlah tersebut 4.633 naskah dalam kondisi utuh, sedangkan sisanya sebanyak 234 judul dalam kondisi rusak dan perlu dilakukan pengetikan ulang.(francelino xavier ximenes freitas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *