8 Toko dan 1 Kantor Notaris di Pusat Bisnis Jalan Diponegoro Singaraja Hangus

Foto-Foto Balieditor.com-ngr: Kebakaran hebat menghanguskan sejumlah toko di kawasan Jalan Diponegoro Singaraja

BALIEDITOR.COM – Bencana demi bencana menghantam Buleleng, Bali, silih berganti. Kebakaran dashyat terjadi di komplek pertokoan pusat bisnis Kota Singarja, yakni Jalan Diponegoro bagian selatan jalan, Selasa (29/1/2019) sekitar pukul 17.30 wita.

Data sementara menyebutkan bahwa sedikitnya 8 unit toko dan 1 kantor Notaris/PPAT yang hangus dilalap si jago merah. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun bila melihat kondisi kebakaran itu maka kerugian materl bisa mencapai miliaran rupiah.

Informasi yang diperoleh Balieditor.com di lapangan menyebutkan, kebakaran ini bermula dari munculnya api di bagian atas toko sepatu Bata. Api yang semakin membesar kemudian merembet ke toko yang ada di sebelah kanan kiri toko Bata. Api kemudian merembet ke Toko Busana yang ada disebelahnya.

“Tiba-tiba saja api membesar, awalnya terlihat ada asap yang membungbung keatas warna hitam kemudian muncul api besar disebelah utara toko sepatu itu dan api terus merembet,” ujar salah seorang warga dilokasi kejadian.

Beruntung toko-toko yang persis berada disebelah-sebelahnya tersebut sempat melakukan evakuasi. Amukan si jago merah semakin tak terbendung. Api dengan mudah kembali merembet ke toko-toko yang berada disebelahnya. Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Buleleng, langsung turun ke lokasi untuk memadamkan api.

Lantaran api semakin membesar, cukup membuat kesulitan petugas Damkar untuk memadamkan api. Alhasil, ada 8 unit toko dan 1 kantor Notaris/PPAT akhirnya ludes terbakar. Selama upaya memadamkan api, Polres Buleleng juga menerjunkan personil untuk melakukan pengalihan arus lalulintas guna dapat memperlancar akses mobil damkar di lokasi kejadian.

Dan api baru bisa dipadamkan kurang lebih 2,5 jam kemudian tepatnya pukul 21.00 wita, dengan mengerahkan 8 unit mobil Damkar Buleleng lengkap dengan petugas Damkar yang dibantu juga 1 mobil AWC milik Polres Buleleng. Selama proses pemadaman api, juga dipantau langsung oleh Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana dilokasi kejadian.

Dikonfirmasi seizin Kapolres Buleleng, Kapolsek Kota Singaraja, Kompol AA. Wiranata Kusuma mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti kebakaran ini, dengan mendatangkan tim Labfor Polda Bali. “Masih lidik. Tim Labfor Polda Bali besok akan datang untuk melakukan pengecekan,” kata Kapolsek Wiranata.

Kendati begitu Wiranata mengaku bersyukur, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Hanya saja untuk kerugian materiil, pihaknya masih belum berani memastikan. Sebab, pihak kepolisian masih akan mengumpulkan keterangan-keterangan dari pemilik toko. “Untuk total kerugian masih kami hitung, dari keterangan pemilik toko,” jelas Kapolsek Wiranata sembari membenarkan bahwa sedikitnya 8 unit took dan satu kantor Noatris hangus terbakar dalam musibah.

Untuk bisa mengantisipasi adanya aksi penjarahan barang di toko tersebut pasca api berhasil dipadamkan, lanjut Wiranata mengaku, akan mengerahkan personil untuk melakukan penjagaan disekitar lokasi kejadian. “Malam ini kami kerahkan penjagaan, agar tidak terjadi aksi penjarahan,” pungkas Kapolsek Wiranata.

Delapan toko dan kantor Notaris yang hangus terbakar adalah: Toko Bata, Toko Busana, kemudian api merembet ke toko yg bersebelahan dengan kedua toko tersebut yakni Toko Berkat, Toko Handana, Toko Wirajaya, Toko Emas Delima, dan Japan Motor (Suzuki) serta Kantor Notari Wirya Yasa. (ngr/frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *