Ada Plang Kantor Polisi Bersama Polri-Polisi RRT, Kapolres Ketapang Dicopot

Foto detikcom: Plang Kantor Polisi Bersama Polri-China yang membuat Sunario dicopot dari jabatan Kapolres Ketapang,Kalbar

BALIEDITOR.COM – Gara-gara plang bertulisan Kantor Polisi Bersama Polri dan Biro Keamanan Publik Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar), Kapolres Ketapang AKBP Sunario harus kehilangan jabatan.

Seperti dilansir Buserkriminal.com Sunario langsung dicopot dari posisinya gara-gara plang yang semula akan dipasang di Ketapang Ecology and Agriculture Foretsry Industrial Park itu.

Pencopotan Sunario tertuang dalam surat telegram bernomor KEP/943/VII/2018 yang diteken Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Jumat (13/7/2018). Di dalam surat itu disebutkan bahwa AKBP Sunario dimutasi sebagai pejabat menengah Polda Kalimantan Barat. Posisi Kapolres Ketapang yang ditinggalkan AKBP Sunario diisi oleh AKBP Yury Nurhidayat yang sebelumnya menjabat Kapolres Singkawang.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Mabes Polri Brigjen Pol Mohammad Iqbal sebagaimana dilansir Buserkriminal.com juga sudah memperoleh kepastian tentang pencopotan Sunario. “Soal viral foto pelat tersebut, bahwa Kapolres Ketapang akan dibebastugaskan dari jabatannya yang sekarang,” kata Iqbal.

Iqbal menjelaskan bahwa tindakan Sunario tidak sesuai mekanisme di Polri. Sebab, lanjut Iqbal, kewenangan dalam menentukan kerja sama dengan kepolisian negara lain ada di Mabes Polri. “Hari ini juga Kapolres dipindahkan sebagai Pamen di Polda Kalbar,” tuturnya. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *