Agustusan: Penonton Membludak, Panitia Tidak Siap Antisipasi

Foto Humas KONI Buleleng for Balieditor.com: Regu WARGA’S sedang melakukan atraksi di depan panggung kehormatan

BALIEDITOR.COM – Lomba Gerak Jalan Kocak dan Kreatif menjadi salah satu “produk” KONI Buleleng, Bali, yang paling laris alias paling banyak menyedot penonton.

Sepanjang rute yang dilewati para peserta lomba, penonton menyemut terutama di tiga pos atraksi yakni di depan panggung kehormatan sekalgis garis start di depan Air Mancur Taman Kota di Jalan Ngurah Rai; pos kedua di Taman Lila di Jalan A Yani; di pos ketiga di Jalan Dewi Sartika Selatan.

Ketua Umum KONI Buleleng Nyoman Arta Widnyana yang memantau keliling dan saat bertemu dengan Balieditor.com di pos ketiga di Jalan Dewi Sartika Selatan mengaku terharu karena penonton membludak. “Penonton membludak,”ujarnya singkat sambil menonton atraksi regu SMAN 1 Singaraja.

Sayang, kehebohan Lomba Gerak Jalan Kocak dan Kreatif itu tidak diikuti oleh kesiapan panitia penyelenggara. Setiap atraksi penonton berdesak-desak masuk ke kawasan atraksi, namun panitia seolah membiarkan sehingga wartawan pun tidak bisa mengambil gambar. Ini terjadi di depan panggung kehormatan. Sejumlah wartawan mengeluh tapi situasi sudah krodid dan tidak bisa dikendalikan lagi.

Semesttinya, di kawasan atraksi itu dipasang pagar besi dan dijaga ketat Satpol PP sehingga penonton tidak merangsek masuk. Bukan hanya wartawan yang kerepotan tetap peserta pun tidak bisa maksimal karena ruang menjadi sempit. Banyak penonton juga mengeluhkan situasi itu.

Bukan hanya itu, situasi sama juga di pos dua di Taman Lila dan pos tiga di Jalan Dewi Sartika Selatan.

Bukan itu, banyak penonton di pos dua Taman Lila dan pos tiga di Jalan Dewi Sarika Selatan pun mengeluh karena mereka tidak bisa menonton atraksi yang disuguhkan peserta karena pengaturan megaburan serta tidak ada sterilisasi kawasan atraksi.

Wakil Ketua II KONI Buleleng, Ketut Wiratmaja menjawab keluhan wartawan via WA Grup Humas KONI Buleleng menyatakan, “Mih anpura kawan..tak kuasa membendung antusias penonton.” (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *