APBD Buleleng 2018: Pendapatan Daerah Dirancang Rp 2,1 Triliun

Foto Humas DPRD Bulelneg for Balieditor.com: Ketua DPRD Supriatna menyerahkan Perda APBD 2018 kepada Bupati Agus

Foto Humas DPRD Bulelneg for Balieditor.com: Ketua DPRD Supriatna menyerahkan Perda APBD 2018 kepada Bupati Agus

BALIEDITOR.COM – Setelah melalui perdebatan panjang lebar dalam rapat-rapat marathon antara DPRD Buleleng, Bali, dan eksekutif, akhirnya Kamis (23/11/2017) siang APBD Buleleng tahun 2017 disahkan DPRD Buleleng lewat sidang paripurna.

Badan Anggaran (Banggar) DPRD Buleleng melalui jurubicaranya Putu Mangku Budiasa, SH,MH, memaparkan bahwa pendapatan daerah dirancang Rp 2.106.644.336.710,82 (dua triliub seratus enam miliar enam ratus empat puluh empat juta tiga ratus tiga puluh enam ribu tujuh ratus sepuluh rupiah delapan puluh dua sen). PAD dirancang Rp 371.366.874.000,00.

“Derajad desentralisasi fiscal Kabupaten Buleleng tahun anggara 2018 mencapai 17,63 persen. Yang berarti kemandirian keuangan daerah semakin baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang masih berada di bawah 17 persen,” sebut Mangku Budiasa.

Hasil pajak daerah dan retirbusi daerah, beber Mangku Budiasa, masing-masing dirancang Rp 151.462.856.000,00 dan Rp 21.511.113.000,00. “Kontribusi pajak daerah dan retribusi daerah terhadap PAD masing-masing 40,79 persen dan 5,79 persen,” sambungnya

Politisi PDIP asal Desa Selat, Kecamatan Sukasada itu mengungkapkan dana perimbangan dirancang Rp 1.270.128.889.000,00. Sedangkan lain-lain pendapatan daerah yang sah dirancang Rp 465.148.573.710,82.

Bagaimana dengan belanja daerah? Mangku Budiasa yang juga Ketua Komisi II itu menyebutkan bahwa belanja daerah dirancang Rp2.094.644.336.710,82. Sementara belanja tidak langsung dirancang Rp 1.138.398.282.390,83. “Pembiayaan daerah dirancang deficit sebesar Rp 12 miliar,” papar Mangku Budiasa. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *