Bandara Buleleng: Lagi, Tim Teknis Kemenhub Tinjau Lokasi Bandara di Kubutambahan

Foto Balieditor.com-frs: Ketua Tim Evaluasi, Feby Oki Wahyudi sedang melihat gambar lokasi Bandara didampingi Kadishub Bulelneg Gede Gunawan AP di sirkuit motor cross Kubutambahan

BALIEDITOR.COM – Untuk kesekian kalinya pemerintah pusat mengirim timnya ke lokasi rencana pembangunan Bandara Internasional Bali Utara (Bandara Buleleng) di Desa Pakraman Kubutambahan, Desa Dinas Kubutambahan, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Bali.

Sebelumnya mulai dari tim Ditjen Perhubungan Udara, Staf Khusus Presiden, hingga Menteri Perhubungan RI sendiri sudah bergonta-ganti turun ke lokasi tersebut. Namun hingga sekarang wacana Bandara Buleleng hanya menjadi impian belaka bahkan terkesan hanya dijadikan komodite politik setiap Pemilu.

Nah, Kamis (5/9/2019) tim teknis atau lebih dikenal Tim Evaluasi Lokasi Bandara dari Direktorat Bandar Udara dari Ditjen Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan RI, kembali meninjau lokasi pembangunan Bandara Buleleng tersebut.

Tim Evaluasi Lokasi Bandara itu dipimpin oleh Feby Oki Wahyudi bersama sekitar enam anggota tim itu diutus Direktur Bandara Udara, Ditjen Perhubungan Udara, Kemenhub RI melakukan evaluasi lapangan usulan penetapan lokasi Bandara baru di Bali Utara.

Didampingi Ketut Martin dari Otban (Otoritas Bandara) I Gusti Ngurah Rai dan Kadishub Buleleng Gede Gunawan AP mengecek tiga titik koordinat lokasi rencana dibangunnya Bandara Buleleng. Ketiga titik koordinat itu adalah Ujung Timur Bandara, Ujung Timur Runway atau landasan, dan Ujung Barat Runway.

“Kami ditugaskan untuk melakukan evaluasi terhadap lokasi rencana pembangunan Bandara. Makanya hari ini kami meninjau titik koordinat ujung timur Bandara, ujung timur landasan dan ujung barat landasan,” jelas Feby Oki kepada wartawan usai melakukan peninjauan terakhir di ujung barat landasan di sirkui motor cross Kubutambahan, Kamis (5/9/2019) siang.

Ketiga titik koordinat itu berlokasi di Banjar Dinas Sanih, Desa Bukti (Kecamatan Kubutambahan) masing-masing titik koordinat ujung timur Bandara berada Penginapan Papaya (Air Sanih) dan titik koordinat ujung timur runway (landasan) berada di sebelah selatan lapangan tenis Air Sanih.

Sedangkan titik koordinat ujung barat runway (landasan) berada di sirkuit motor cross di sebelah selatan SPBU Kubutambahan tepatnya sebelah timur jalan raya Kubutambahan-Kintamani.

“Jadi titik koordinat ujung timur Bandara itu sudah ultimatum, panjang Bandara maksimal. Lahan untuk Bandara yang sudah tersedia 400 hektar. Untuk runway-nya 3.500 meter tetapi biasanya tahap pertama 2.500 meter,” urai Feby Oki. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *