Bentuk Sparta Seksi Perlindungan Anak Tingkat Rumahtangga

Foto Istimewa: Cantiari (tengah) foto bersama Kak Seto (kiri)

BALIEDITOR.COM – Untuk mewujudkan Buleleng sebagai Kabupaten Ramah Anak, perlu ada implementasi lebih jelas dan membangun suasana ramah anak dari kelompok terkecil di masyarakat.

Sebab, bila hanya berbicara ramah anak hanya dari sisi tataran teori maka tidak akan pernah ada perlindungan konkrit bagi anak.

Untuk itu, Dra Made Cantiari selaku Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Buleleng, menyarakan agar penerapan lingkungan dan suasana ramah anak harus dibangun dari bawah dan dari kelompok terkecil di dalam masyarakat yakni keluarga.

Baca Juga:  Bantuan Warga Miskin: Wabup Sutjidra Serahkan BSPS kepada 674 Warga Miskin di Buleleng

Ide itu terwujud dari rapat internasional yang diikuti Cantiari bersama Kak Seto, Ketua KPAI Pusat saat sama-sama menghadiri rapat internasional tanggal 9 Desember 2018 malam sekitar pukul 20.00 wita di Hotel Harris Kuta.

“Dalam rapat international tanggal 9 Desember pukul 20.00 wita di Hotel Harris Kuta Bali bersama Kak Seto, ketua KPAI Pusat menyepakati membentuk SPARTA SEKSI PERLINDUNGAN ANAK TINGKAT RUMAH TANGGA menuju Kabupaten Buleleng RAMAH ANAK,” papar Cantiari kepada Balieditor.com via WA.

Baca Juga:  Sosialisasi Program Sembako: KPM Terima Bantuan Rp 150 Ribu Perbulan

Mantan Camat Buleleng era Bupati Putu Bagiada itu mengajak masyarakat untuk membangun kepedulian terhadap pemenuhan hak anak. “Mari membangun kepedulian masyarakat untuk kepentingan terbaik anak dalam pemenuhan HAK ANAK menuju Kabupaten Layak Anak,” pungkas Cantiari. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *