Bu Guru Ajak Pacarnya Perkosa Murid

Foto Humas Polres. Buleleng: Ketua pelaku penyimpangan perilaku seks diperlihatkan kepada wartawan dalam acaraa jumpa pers

BALIEDITOR.COM – Publik Buleleng, Bali, dibuat geger oleh kisah penyimpangan perilaku seks seorang ibu guru honorer di sebuah sekolah ternama di Buleleng dan kekasihnya yang juga pegawai honorer di sebuah instansi di lingkup Pemkab Buleleng.

Ibu guru itu bernama Ni Made Sri Novi D, 29, dan kekasihnya bernama AA Pt Warta Y, 36.

Dikatakan penyimpangan perilaku seks karena bu guru Novi justru mengajak seorang siswi berinisial V, 15, melakukan persetubuhan badan bertiga dengan sang kekasih Warta di kost di Jalan Sahasewa Singaraja.

Bagaimana kisahnya? Kasat Reskrim Polres Buleleng AKP Vicky Tri Haryanto, S.H., S.I.K. M.M., didampingi Kasubbaghumas Iptu Gede Sumarjaya, SH, memaparkan kasus penyimpangan perilaku seks itu tejadi Sabtu (26/10/2019) sekitar pukul 14.30 wita di salah satu tempat kost yang ada di Jalan Sahadewa Singaraja.

Diceritakan, awalnya pelaku bu guru Novi yang beralamat di Jalan Pulau Batam Banyuning Singaraja yang merupakan guru honor di tempat korban sekolah, mengajak korban V untuk dikenalkan kepada pacar gurunya bernama Warta yang beralamat di Jalan Kutilang Kaliuntu Singaraja. Namun perkenalan itu di kost di Jalan Sahadewa Singaraja.

Dibeberkan, setelah di tempat kost korban V dipaksa oleh pelaku bu guru Novi untuk duduk di kasur kemudian pelaku pegawai honorer Warta dan Novi yang adalah kekasih melakukan persetebuhan di hadapan korban V. Hubunngan seks Novi dam Warta dilihat korban V.

Ironisnya saat sedang melakukan
hubungan seks dengan Novi, ternyata tangan pelaku Warta memegang tangan korban V selanjutnya duduk di samping korban V dan mulai mencium korban V.

Uniknya pelaku Novi turut memegang tangan korban V dan korban merasa tertekan sehingga terjadinya perbuatan cabul dan atau persetubuhan, yang dilakukan bertiga .

Awalnya Novi mencium payu dara korban V dan Warta mencium leher korban V sampai akhirnya melakukan persetubuhan.

Selama sepekan ini hubungan seks segitiga itu aman-aman saja. Sayang, huhungan seks tidak wajar itu ternyata berhembus kencang di sekolah pelaku Novi dan korban V.

“Cerita dari mulut ke mulut itu akhirnya sampai ke orangtua korban sehingga melaporkan kejadiannya ke PPA Polres Buleleng sesuai Laporan Polisi Nomor: Lp/149/XI/2019/BALI/Res Bll tanggal 6 Nopember 2019,” jelas Kasat Vicky dalam keterangan pers di Press Room Mapolres Buleleng di Jalan Pramuka No 1 Singaraja, Kamis (7/11/2019).

Dipaparkan, berdasarkan laporan orangtua korban Ni Ketut Sukadani, Kasat Reskrim AKP Vicky Tri Haryanto langsung memburu sambil lidik/sidik sehingga berdasarkan bukti yang cukup telah mengamankan pelaku.

Pelaku Ni Made Sri Novi D disangka telah melakukan tindak pidana perbuatan cabul terhadap anak didik atau tenaga kependidikan sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal 81 (1) Jo pasal 82 ayat (2) UU Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak.

“Sedangkan pelaku AA. PT. Warta Y disangka telah melakukan tindak pidana Persetubuhan sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal 81 ayat (1), (2) UU Nomor 35 tahun 2014,” cetus Kasat Reskrim Vicky. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *