Buleleng Cup IV, Liga I: Amartha Pesta Pora, Gapura Mas Berduka

BALIEDITOR.COM – Amartha FC Patas, pesta pora di Stadion Mayor Metra Singaraja, Bali.

Amartha mengandaskan Persebon Bondalem dengan skor sangat-sangar telak delapan gol tanpa balas.

Amartha pun kini menghuni posisi puncak klasemen sementara Liga I Askab PSSI Buleleng, dan memiliki kans sebagai juara liga.

Pada Sabtu (16/11/2019), Amartha menjamu Persebon dalam kompetisi lanjutan Liga I, yang dihelat di Stadion Mayor Metra.

Pertandingan itu disaksikan Ketua Umum Askab PSSI Buleleng Gede Suyasa, Wakil Ketua Umum Askab PSSI Buleleng Wayan Artanayasa, dan Wakil Sekum KONI Buleleng Putu Putra Dana.

Pada babak pertama, mereka mencetak dua gol. Pada menit ke-23, Putu Joni Juniartawan memberikan umpan lambung yang disambut sundulan oleh Putu Meyka Adi Pratama. Pada menit ke-30, giliran Joni Juniartawan mencetak gol, setelah melepas tendangan jarak jauh yang langsung mengarah ke gawang Persebon. Bayu Pratama yang mengawal gawang persebon pun sama sekali tak menduga tendangan tersebut.

Pada babak kedua, Amartha makin mendominasi. Mereka memanfaatkan kondisi fisik pemain Persebon yang makin kendor di babak kedua. Mereka terus menekan barisan pertahanan lawan, dan berhasil menambah enam gol.

Pada babak kedua, gol dicetak Made Risma Dwi Pradnya pada menit ke-53, Ketut Suarsana pada menit ke-66, Putu Joni Juniartawan pada menit ke-74, Hardi Ahmad Rofiq pada menit ke-80, dan Meyka Adi Pratama pada menit ke-63 dan ke-87.
Ketua Umum Amartha FC, Putu Widi mengatakan pada pertandingan tersebut tim pelatih menurunkan banyak pemain gelandang.

Mereka memilih menggunakan skema 4-5-1, agar lebih efektif dalam permainan. Terbukti mereka berhasil menang delapan gol tanpa balas.

Kini Amartha hanya tinggal menyisakan dua pertandingan lagi. Masing-masing menghadapi runner up musim lalu, Forkal FC Kalibukbuk, dan juara bertahan Putra Selayar Kampung Baru.

“Dua pertandingan terakhir ini, kami harus benar-benar
mempersiapkan tim lebih baik. Karena lawan-lawan yang kami hadapi sangat tangguh,” kata Widi.

Gapura Mas Terdegradasi

KOMPETISI Liga I Askab PSSI Buleleng, kini telah memastikan satu klub terdegradasi dari kasta tertinggi kompetisi.

Klub itu adalah Gapura Mas Sanggalangit. Gapura Mas tercatat sudah menjalani lima kali menjalani pertandingan, namun baru berhasil mengumpulkan satu poin.

Poin semata wayang itu didapat saat main imbang dengan Amartha FC 1-1, pada Minggu (10/11/2019), di Stadion Mayor Metra.

Pada Sabtu (16/11/2019), Gapura Mas sempat berhadapan dengan Forkal FC Kalibukbuk. Hanya saja Gapura Mas kandas dengan skor 1-7.

Pemain Forkal, Made Evander Anggara berhasil mencetak hattrick pada pertandingan tersebut.

Ketiga gol Evan dicetak pada menit ke-3, ke-64, dan ke-86. Gol lainnya dicetak oleh Putu Satya Paramarta pada menit ke-20, Komang Pasek Suwerta pad amenit ke-61, dan Komang Sydney Roy pada menit ke-63.

Sementara Gapura Mas mencetak gol semata wayang lewat Ketut Budiasa pada menit ke-3. Salah satu pemain belakang Gapura Mas, Gede Puja Okta Ariawan juga melakukan gol bunuh diri pada menit ke-83.

Ketua Panitia Liga Askab PSSI Buleleng Wayan Tingkes Yasa mengatakan, pada Liga 1, Gapura Mas sudah dipastikan terdegradasi.

“Gapura Mas hanya menyisakan satu pertandingan terakhir. Sedangkan untuk agregat gol, sudah tidak mungkin terkejar. Sebab dalam setiap pertandingan, Gapura Mas selalu kalah dengan skor cukup besar,” kata Tingkes.

Khusus untuk kompetisi di Liga 2, Tingkes menyebut persaingan akan sangat ketat. Saat ini ada tiga tim yang berpeluang promosi ke Liga 1. Masing-masing Putra Kubutambahan, Putra Fajar Patas, dan Satria Muda Pengulon.

“Khusus Putra Kubutambahan, mereka sudah satu kaki di Liga 1. Sedangkan untuk Putra Fajar dan Satria Muda, akan ditentukan lewat pertandingan head to head pada hari Senin,” ujar Tingkes. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *