Bulfest VI 2018: Pasukan Kuning Dikasih Sembako, 7 Perbekel Kebagian Mobil

Foto Humas Pemkab Bulelneg for Balieditor.com: Para perbekel berpose bersama setelah menerima kunci mobil

BALIEDITOR.COM – Usai melakukan pembersihan di area tempat Buleleng Festival 2018, sebanyak 250 petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan (PERKIMTA) Kabupaten Buleleng, mendapat bantuan sembako.

Adalah Pemkab Bulelneg, Bali, yang bagi-bagi sembako kepada ‘pasukan kuning’. Ini serangkaian dengan event Buleleng Festival (Bulfest) VI 2018 dan HUT Proklamasi RI 73.

Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Kesejahtraan Rakyat, Setkab Kabupaten Buleleng, Ni Made Rousmini, S.Sos, yang meneyrahkan paket sembalo tersebut di Lobi Kantor Bupati Buleleng, Jalan Pahlawan No 1 Singaraja, Rabu (1/8/2018) siang.

Selain menyerahkan sembako Asisten II Setkab Buleleng juga menyerahkan 7 buah mobil pengangkutan sampah kepada tujuh (7) perbekel yang ada di Kabupaten Buleleng.

Asisten II, Rousmini, saat ditemui di sela- sela kegiatan mengatakan, hal ini merupakan wujud apresiasi dari Pemkab serta memberikan motivasi kepada petugas kebersihan Kota Singaraja, baik petugas kebersihan dari DLH ataupun DISPERKIMTA Kabupaten Buleleng. “Agar tetap bekerja dengan semangat khususnya selama penyelenggaraan Bulfest ini,“ ujar Rousmini.

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buleleng Putu Ariadi Pribadi, S. STP, MAP mengatakan sebanyak 252 buah sembako yang diserahkan, merupakan penghargaan dari panitia Bulfest 2018 terhadap petugas kebersihan Kota Singaraja. “Sebagai penghargaan untuk mendukung kegiatan kebersihan di Bulfest,“ kata Ariadi.

Mantan Camat Gerokgak ini mengatakan, terkait dengan penyerahan kendaraan pick up pengangkutan sampah tiada lain merupakan upaya Pemkab Buleleng dalam pengelolaan sampah yang ada di pedesaan. Tujuh desa yang menerima kendaran Desa Anturan, Desa Sari Mekar, Desa Sinabun, Desa Suwung , Desa Sidatapa, Desa Gesing dan Desa Panji Anom. “Ini sumber dananya dari APBD Kabupaten Buleleng, saya mohon kepada pak mekel kendaraan pick up yang diberikan ini di optimalkan untuk pengangkutan sampah, jangan digunakan untuk kegiatan- kegiatan lain,” tandas Ariadi mengingatkan. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *