Bupati Agus Usulkan LPD Bisa Salurkan KUR

Foto Humas Pemkab Buleleng for Balieditor.com: Bupati Agus buka Musda V BKS LPD Kabupaten Buleleng

BALIEDITOR.COM – Bupati Buleleng, Bali, Putu Agus Suradnyana, ST, memberikan usulan kepada Badan Kerjasama Lembaga Perkreditan Rakyat (BKS LPD) Buleleng untuk bisa menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Usulan tersebut dikuatkan dengan ajakannya kepada BKS LPD untuk bertemu Gubernur Bali, Wayan Koster membahas mekanisme dan aturan penyaluran KUR agar bisa disalurkan oleh LPD tersebut.

Seperti dilansir Humas Pemkab Buleleng, usulan tersebut dikemukakannya saat ditemui usai membuka secara resmi Musyawarah Daerah (Musda) V BKS LPD Kabupaten Buleleng di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja, Rabu (12/6/2019).

Bupati Agus menjelaskan, LPD baik di Buleleng maupun di Bali tekanannya cukup berat. Baik dari segi suku bunga maupun kredit yang dikeluarkan oleh pemerintah seperti KUR yang bunganya sangat rendah. Namun, penyaluran KUR oleh pemerintah sasarannya belum tajam. Sehingga, lanjut Agus, penyaluran KUR bisa lebih tajam karena langsung menyasar Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Ke depan harapannya KUR bisa disalurkan oleh LPD.

“Mengenai mekanismenya tinggal dibuat aturannya seperti perda maupun pergub. Saya harap sisi ini juga dilihat dalam Musda kali ini dan saya siap mendampingi untuk berbicara dengan Pak Gubernur,” jelasnya.

Mengenai keadaan LPD, mantan anggota DPRD Provinsi Bali ini mengatakan saat ini jumlah LPD yang kurang atau tidak sehat semakin berkurang. Dengan adanya BKS LPD ini, perbaikan-perbaikan juga sudah dilakukan. Kerjasama dan pengawasan juga semakin meningkat saat ini. BKS LPD pun sering melaksanakan kegiatan penguatan sumber daya manusia (SDM) untuk menghindari hal tersebut. “Saya rasa masih satu dua yang begitu. Ke depan saya harapkan tidak ada LPD yang kurang atau tidak sehat lagi,” ujar Agus.

Mengenai Musda yang dilakukan oleh BKS LPD pada tahun 2019 ini, Ketua BKS LPD periode 2014-2019, Made Nyiri Yasa, S.Sos, MMA, mengungkapkan agendanya adalah penyampaian pertanggungjawaban oleh pengurus periode 2014-2019. Setelah itu, ada kesempatan untuk mengubah Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) BKS LPD Buleleng. Selain itu, pada Musda kali ini akan dilakukan pemilihan ketua dan pengurus untuk masa jabatan 2019-2024. Untuk pemilihan ini akan diserahkan sepenuhnya kepada panitia. “Mungkin tiga hal tersebut yang akan kita bahas,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua BKS LPD Provinsi Bali, Drs. I Nyoman Cendekiawan, SH.,M.Si menyambut baik usulan Bupati Agus Suradnyana agar LPD bisa menyalurkan KUR. Usaha untuk itu bisa dimulai dari Kabupaten Buleleng. Dengan usulan dan motivasi tersebut, BKS LPD Provinsi Bali akan mengupayakan dan menindaklanjutinya agar LPD mampu membantu kramadalam bidang ekonomi dengan bunga yang ringan dan syarat yang mudah. “Saya kira ini sejalan dengan tujuan kita untuk membangun perekonomian di desa adat,” tutupnya. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *