Catatan Ringan: Pelabuhan Padang Bay, Jembatan Penyatu Dua Budaya Berbeda

BALIEDITOR.COM – Pelabuhan Padang Bay bukan sekedar infrastruktur transportasi moda laut. Tetap Pelabuhan Padang Bay memiliki makna yang mendalam bagi warga Bali dan Lombok.

Pelabuhan Padang Bay bukan sekedar tempat penyeberangan dari Bali ke Lombok. Tetapi Pelabuhan ini berada di wilayah Karangasem di bagian timur Bali ini memiliki nilai historis sangat hakiki bagi warga kedua pulau bertetangga ini. Pelabuhan ini merupakan jembatan penyatu dua budaya berbeda dari dua pulau bertetangga ini.

Baca Juga:  KPN Praja Mukti Kantor Bupati Buleleng Gelar RAT, Total SHU Lampaui Target

Para penumpang naik ferry di sini menuju Lombok. Masyarakat Bali menghuni Lombok sejak dulu. Saat liburan hari raya penyeberangan Bali-Lombok tampak ramai.

Sejarah Lombok menjadi bagian dari pendudukan raja Karangasem, Bali. Kerajaan Cakranegara, Lombok didirikan raja Bali. Tahun 1900-an puri Cakranegara ditaklukkan Belanda dalam suatu penyerbuan. Lontar Negara Kertagama pun dirampas Belanda dan dibawa ke negeri penjajah ini.

Sekarang orang Bali mencari penghidupan di Lombok dan lama-kelamaan menetap menjadi penduduk resmi.

Baca Juga:  Festival: Fassensaw 2018, “Dalam Seni Cinta Bersemai”

Lombok adalah juga daerah tujuan wisata yang menarik dan menjanjikan devisa. Masyarakat Bali di Lombok diorganisasikan ke dalam banjar-banjar seperti asalnya di Bali.

Pelabuhan Padang Bay tetap eksis sampai sekarang. Penduduk lokal memerlukannya. Wisatawan kian banyak yang melakukan perjalanan ke Lombok. Penduduk asli Lombok yakni suku Sasak menyesuaikan diri dengan pendatang. Sama-sama warga negara Indonesia. (I Wayan Budiartawan/Francelino)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *