Curanmor: Lawan Polisi dan Mau Kabur, Leong Dihadiahi Timah Panas

Foto Balieditor.com-frs: Leong (kaos oranye dan celana jeans pendek) diperlihatkan kepada wartawan

BALIEDITOR.COM – Gara-gara melawan polisi saat hendak ditangkap karena terlibat dalam melakukan aksi pencurian sepeda motor (Curanmor), Putu Widiada alias Leong, 41, dihadiahi timah panas oleh tim Unit Reskrim Polsek Kota Singaraja.

Leong adalah warga Banyuning Tengah yang selama ini kerap beraksi di wilayah Kota Singaraja, dengan sasaran utama sepeda motor yang kunci kontaknya nyantol.

Namun kelihaian Leong yang selama ini cukup licik berakhir Selasa (7/8/2018) siang sekitar pukul 13.00 wita. Leong dihadiahi timah panas pada bagian kaki kanannya, lantaran berusaha melawan dan mengelabuhi polisi saat akan ditangkap.

“Tersangka terpaksa kami hadiahi timah panas, karena melawan petugas ketika akan ditangkap. Tersangka juga sempat memberi keterangan palsu, menjawab Leong sudah pergi. Itu yang membuat kami geram,” ungkap Kapolsek Kompol AA Wiranata Kusuma, Jumat (10/8/2018) di Mapolsek Kota Singaraja kepada Baliditor.com.

Wiranata Kusuma menjelaskan bahwa tersangka Leong memang kerap melakukan aksi curanmor sejak tahun 2017 lalu. Tak tanggung-tanggung, diperkirakan sudah ada 8 sepeda motor lebih yang telah berhasil disikat Leong.

Penangkapan tersangka Leong bermula dari laporan hilangnya sepeda motor di SMAN 4 Singaraja milik Putu Indah Wulan Pratiwi yang diparkir di halaman sekolah pada Sabtu (4/8/2018) pukul 09.00 wita, dalam kondisi kunci motor masih nyantol.

Tim kemudian melakukan penyelidikan dengan cara memantau melalui kamera CCTV. Dari CCTV itu diketahui, ciri-ciri terduga pelaku dikantongi. Hingga kemudian, diketahui pelaku itu adalah Leong. Leong pun akhirnya ditangkap di Lingkungan Banyuning Utara, Kelurahan Banyuning, pada Selasa (7/8/2018) sekitar pukul 13.00 wita.

Kata Kapolsek Wiranata, dari tangan tersangka, polisi menyita 5 unit motor yang merupakan hasil curian dan 1 unit motor miliknya yang digunakan untuk mengambil motor calon korbannya.

Adapun 5 unit sepeda motor yang berhasil diamankan polisi antara lain, Honda Scoopy DK 6602 VX, Honda Vario DK 2007 YY, Honda Scoopy DK 3240 VQ, Honda Scoopy DK 5275 AD, Honda Scoopy DK 5419 UAB. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *