Curanmor: Leong Ngaku Uang Hasil Jualan Motor Curian untuk Mabuk-Mabukan

Foto Balieditor.com-frs: Leong diperlihatkan kepada wartawan di Mapolsek Kota Singaraja

BALIEDITOR.COM – Pengakuan menarik disampaikan tersangka Putu Widiada alias Leong, 41.

Saat ditanya Balieditor.com soal uang hasil penjualan sepeda motor curiannya itu, Leong dengan santai menyatakan bahwa uangnya itu dipakai untuk minum-minum tuak. “Uang hasil jual motor curian pakai minum-minum,” ujar tersangka Leong kepada Balieditor.com, Jumat (10/8/2018) siang di Mapolsek Kota Singaraja di Jalan Surapati Singaraja, Bali.

Tersangka Leong mengaku, dia melakukan aksi seorang diri sejak tahun 2017. Motor hasil curian itu, kemudian dijual dan digadaikan dan hasilnya untuk berfoya-foya. “Biasanya, lewat saja dulu (ngintip calon korban, red). Hasil curian dijual, jika ada STNK dijual Rp 3 juta sampai 4 juta per unit, kalau tidak ada Rp 2 juta. Dijual di Singaraja saja,” papar Leong.
Kapolsek Kota Singaraja, Kompil AA Wiranata Kusuma menegaskan bahwa meski begitu jajaran Unit Reskrim Polsek Kota Singaraja, masih terus melakukan pengembangan. Mengingat, diduga motor yang dicuri tersangka Leong melebihi dari 5 motor yang sudah diamankan anggota polisi. Dan diduga, tersangka Leong ini adalah pelaku di balik keresahan masyarakat atas maraknya kasus curanmor di Kota Singaraja.

“Dari tangan pelaku, damankan 5 motor hasil curian, dan kemungkinan masih ada lagi. Imi masih kami kembangkan lagi. Kami juga menghimbau, agar masyarakat tetap waspada, terutama jangan biarkan sampai kunci nyantol, karena itu dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan,” pungkas Kapolsek Wiranata. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *