Dadong Asal Tegallingah Tewas di Bawah Pohon Asem di Lebahsiung

Foto Ist: Jenazah Luh Supartini di TKP

BALIEDITOR.COM- Warga di Banjar Dinas Lebah Siung, Desa Panji Anom, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Bali, Kamis (12/9/2019) petang sekitae pukul 18.15 wita geger.

Ini lantaran ditemukan sesosok wanita tua ditemuman sudah meniggal dunia di bawah pohon asem.

Ternyara dadong yang tewas di bawah pohon asem itu bernama Luh Supartini, 56, asal Desa Tegallingah, Kecamtan Sukasada.

Informasi yang dikumpulkan di lapangan menyebutkan bahwa dadong (nenek) Supartini pertama kali ditemukan anaknya bernama Komang Sukrada bersama iparnya.

“Anaknya yang pertama kali menemukan korban sudah tergeletak di bawag pohon asem dalam keadaan sudah meninggal dunia,” jelas Kelian Banjar Dinas Lebag Siung, I Ketut Marma kepada wartawan.

Menurut pengakuan Sukrada seperti dituturkan Marma bahwa korban pagi mengantar anaknya ke sekolah karena mendapat beasiswa. “Kemudian siangya mencari asem di Lebah Siung,” ceritanya.

Nah, Sukrada pulang kerja tidak menemukan korban di rumah. “Lalu dicari ke beberapa tempat seperti Pancoran lalu ditemukan di Lebah Siung. Dan menemukan ibunya sudah terjatuh di bawah pohon asem. Jatuh ke dalam irigasi dan sudah meninggal,” kisahnya. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *