Dari Arena Porprov: Buleleng Raih 2 Perak dan 5 Perunggu

Foto Humas KONI Buleleng for Balieditor.com: Ketua Kontingen Buleleng Darmawan pantau tim judo

BALIEDITOR.COM – Kendati dikerjain di cabor tinju, namun laju Buleleng di cabor lain tidak bisa dihentikan secara tidak fair oleh juri dan atau wasit Porprov Bali XIV tahun 2019 di Tabanan.

Kendati belum mendapat medali emas namun beberapa cabor yang dipertandingkan mendahului sudah menyumbangkan 7 medali yakni dua medali perak dan lima medali perunggu.

Dua medali perak Buleleng disumbangkan olehi cabang olahraga Sepak Takraw putri dan Judo. Medali perak sepak takraw pada Nomor Tim Putri diraih melalui perjuangan berat. Tim 1 yang diperkuat Karisma, Karin dan Ratna menyerah atas tim Putri Gianyar dengan skor 19-21, 21-18, dan 18-21.

Tertinggal 0-1, tim sepak takraw Buleleng dibawah asuhan Wayan Suara bangkit. Tim ke-2 yang diperkuat Ratnadi, Marta dan Ria sukses menundukkan Gianyar dengan skor telak 2-0 hingga merubah kedudukan 1-1.

GOR Dewarra bergemuruh oleh suporter Buleleng. Namun sayang tim ke-3 yang diperkuat Sugi Adnyani, Rika dan Sri Wahyuni harus tunduk dengan skor 0-2. Dengan demikian Buleleng harus puas meraih medali Perak.

Sesuai jadwal tim sepak takraw putra dan putri Buleleng hari ini masih menyisakan tiga nomor pertandingan masing-masing nomor Kwadran, double event dan beregu.

Cabor Judo

Cabang Judo juga tidak mau ketinggalan dari takrawa. Pejudo Buleleng, Dewa Kade Wahyu Sidirastu, Rabu (4/9/2019) berhasil menyumbangkan medali perak kedua bagi Kontingen Buleleng. Bermain di Lapangan Bitdec sekaligus penginapan para atlet Sidirastu di kelas 100 kg mampu mengkandaskan perlawanan atlet Karangasem melalui skor ipong.
.

Tinju Sumbang 5 Perunggu

Kendato belum meraih medali emas dan perak, namun petinju-petinju Buleleng pun berhasil menyumbang medali perunggu. Bahkan hingga Rabu (4/9/2019), cabor tinju sudah menyumbangkan lima perunggu.

Kelima medali perunggu itu disumbangkan oleh Lazarus Lassa yang kalah TKO dari petinju Denpasar, Carlos Bria. Ibrahim Matasina yang turun di kelas 46 kg juga meraih perunggu setelah kalah angka atas Mansur Koiri dari Gianyar.

Medali perunggu lainnya dipersembahkan oleh Amor Zoinbala kelas 52 kg, Alexander Y Malesi kelas 56 kg dan Putu Edwin Surya W kelas 75 kg.

Tim tinju Buleleng meraih 5 medali perunggu dan sudah mengakhiri rangkain pertandingan.

Ketua Kontingen Buleleng Gede Darmawan di sela- sela pemantauan pertandingan Rabu (4/9/2019) mengatakan KONI Buleleng telah mengadakan persembahyangan pada sejumlah pura di Kabupaten Tabanan dan hotel tempat para atlet menginap. Kegiatan ini sebagai upaya keseimbangan sekala dan niskala, seperti yang sering diingatkan Ketum KONI perjuangan diikuti doa. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *