Dari Arena Porprov: Dua Kali Robohkan Lawan, Petinju Buleleng Malah Kalah Angka

Foto Humas KONI Buleleng for Balieditor.com: Petinju Buleleng (merah) saat menjatuhkan lawannya dari Denpasar (biru)

BALIEDITOR.COM – Aroma tidak sportif dan melecehkan fair play dengan tujuan menghadang laju Kontingen Buleleng di pesta olahraga multievent dua tahunan Bali, Porprov Bali XIV di Tabanan, mulai tercium amisnya.

Buktinya petinju Buleleng dicurangi tim juri di arena tinju Porprov Bali, Selasa (3/9/2019).

Petinju andalan Buleleng Dominikus Lazza kalah angka atas petinju Denpasar Petrus Arianto Janggan. Padahal, petinju Buleleng itu sudah dua kali menjatuhkan lawannya dari Denpasar. Namun hasil akhir juri malah memberikan kemenangan angka kepada petinju Denpasar Petrus Arianto.

Bagaimana tanggapan Pelatih Tinju Buleleng, Allief? Allief mengaku sangat kecewa atas kekalahan anak asuhnya akibat juri yang tidak fair. “Saya kecewa sekali, karena wasit tidak fair,” ujar Allief seperti dilaporkan Humas KONI Buleleng.

Kata dia, kekecewaan tim Tinju Buleleng itu beralasan. Karena Petrus Atisnto Janggan dua kali mencium kanvas dihantam hook dan uppercut Lazza. “Namun, wasit memenangkan petinju asal Kodya Denpasar tersebut,” tandas Allief dengan nada kecewa. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *