Di Kalisada Temukan Tengkorak di Kebun Kakao

Foto Balieditor.com-cha: Tengkorak yang ditemukan di kebun kakao

BALIEDITOR.COM – Senin (8/7/2019) siang sekitar pukul 14.00 wita di Desa Kalisada Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, Bali, ditemukan tulang-tulang.

Tengkorak itu di kebun kakao milik PT Mayora. Menariknya,tulang belulang tersebut ditemukan sebagian terbungkus karung plastik namun dalam keadaan tidak utuh.

Polsek Seririt langsung terjub ke lokasi dan melakukan evakausi sekaligus membawa tengkorak tersebut ke instalasi jenazah RSUD Singaraja.

Hasil penyelusuran Balieditor.com di lapangan dan informasi dati kepolisian menyebutkan, potongan tulang belulang serta tengkorak itu pertama ditemukan Made Artika, 59, warga Banjar Dinas Tegalenge,Desa Kalisada,Sabtu (6/7/2019) sore.

Karena takut, Artika tidak berani mengambil tindakan apapun. Barulah kesokan harinya temuan itu dilaporkan kepada Kelian Banjar Dinas Ketut Winarta, 51. Mendapat laporan itu, Winarta bersama Kelian Adat Kalisada mendatangi TKP yakni Kebun Kakao milik PT.Mayora yang digarap oleh Nyoman Bagiarta.

Benar saja,ditempat itu ditemukan tulang belulang manusia berserakan dalam kondisi tidak utuh.Dengan kepala (tengkorak) terpisah dan beberapa tulang masih berada dalam karung plastik yang ujungnya terikat namun tidak lengkap.

Polsek Seririt yang mendapat laporan langsung terjun ke lokasi. Setelah membuat sejumlah catatan,dipimpin Wakapolsek Seririt,AKP Komang Riasa dan Kanit Reskrim,Iptu Putu Edy langsung mengevakuasi tengkorak itu untuk dibawa ke instalasi jenazah RSUD Singaraja.

Kapolsek Seririt,Komisaris Polisi I Wayan Suka, jelaskan, anggotanya sudah mengambil tindak sesuai SOP dengan mendatangi TKP sekaligus mengevakuasi untuk dilakukan proses lebih lanjut.

”Untuk sementara tengkorak dan tulang-tulang tersebut kami titipkan di RSUD Singaraja,”ujar Wayan Suka Seizin Kapolres Buleleng,AKBP Suratno,Senin (8/7/2019).

Sembari menunggu adanya laporan kehilangan anggota keluarga dari masyarakat, Wayan Suka mengatakan, tim dari laboratorium forensik (Labfor) Polda Bali akan melakukan serangkaian upaya medis termasuk tes DNA untuk membuka tabir identitas tulang belulang tersebut. ”Ya, kita akan lakukan upaya lebih lanjut dengan melakuka tes DNA,kemungkinan besok (hari ini, red) Tim Labfor Polda Bali akan turun dan langsung ke RSUD,” imbuhnya. (cha/frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *