Diduga Rebutan Cewek, Opik Tembak Suarsana dengan Senjata Angin

Foto Balieditor.com-frs: Kapolres Suratno memperlihatkan barang bukti senjata angin yang dipakai Opik tembak Suarsana

BALIEDITOR.COM – Diduga kuat gara-gara rebutan cewek, dua pemuda di Kecamatan Banjar berseteru keras hingga senjata angin ikut berbicara.

Kedua pemuda itu adalah pelaku Kadek Opik Sudarmawan, 20 asal Banjar Dinas Dajan Pura, Desa Sidatapa, versus korban Komang Suarsana, 32, asal Banjar Dinas Munduk, Desa Banjar.

Karena merasa kalah bersaing, Opik pun menembak pinggang korban Suarsana dengan senjata angin. Aksi koboi ala Opik itu terjadi Sabtu (15/9/2018) sore sekitar pukul 16.00 wita du jalan umum Banjar Dinas Lakah, Desa Sidatapa.

Bagaimana kisahnya? Kapolres Buleleng AKBP Suratno dalam keterangan persnya, Rabu (26/9/2018) siang menceritakan bahwa kala itu korban pulang kerja memetik cengkeh. “Kemudian pelaku menghadang korban di pinggir jalan namun korban tidak mau berhenti kemudian pelaku menembak dnegan mempergunakan senapan angin dan mengenai pinggang korban,” jelas Suratno.

Suratno mengakui bahwa aksi koboi itu memang dilatarbelakangi oleh masalah antara keduanya. “Memang diakui bahwa ada masalah sebelumnya,” ujar Suratno.

Apakah masalahnya rebutan cewek? Kapolres enggan menjawab pertanyaan ini. Namun kasuk-kusuk yang berkembang di lapangan bahwa motif penembakan itu karena masalah rebutan cewek.

Akibat aksi main tembak itu, Opik dijerat dengan pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman 2 tahun penjara. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *