Festival: Jagoan Tuan Rumah Pancasari Rajai Kontes Bunga Krisan di Twin Lake Festival 2017

Foto Humas Pemkab Buleleng for Balieditor.com: Salah satu peserta kontes bunga krisan di TLF 2017

Foto Humas Pemkab Buleleng for Balieditor.com: Salah satu peserta kontes bunga krisan di TLF 2017

BALIEDITOR.COM – Hari ketiga Twin Lake Festival 2017 yang dipusatkan di dua danau kembar yakni Danau Buyan dan Danau Tamblingan, makin seru. Berbagai perlombaan diselenggerakan panitia.

Salah satunya adalah kontes bunga krisan. Kadis Pertanian Buleleng, Bali, Ir Nyoman Swatantra, MMA, mengatakan kontes bunga difokuskan pada bunga krisan.

Seperti diketahui, daerah Pancasari dan sekitarnya cukup potensial untuk pengembangan bunga krisan. Lomba ini diikuti oleh kelompok tani penangkar bunga krisan di daerah Buleleng khususnya daerah sekitar Pancasari dan kelompok tani dari daerah Tabanan.

Kata dia, kontes bunga krisan ini bertujuan untuk memasyarakatkan dan menggairahkan kembali petani bunga krisan di daerah Pancasari dan sekitarnya serta undangan dari Tabanan.

“Daerah Pancasari sekitarnya potensial untuk pengembangan bunga krisan. Lomba ini tujuannya untuk memasyarakatkan dan menggairahkan kembali petani bunga krisan. Oleh karena itu, para peserta berasal dari daerah Pancasari dan sekitarnya serta peserta dari Tabanan,” katanya.

Kriteria penilaian lomba meliputi kesehatan tanaman, kemudian warna termasuk juga postur dan tinggi tanaman. Ada beberapa varietas tanaman krisan di daerah Pancasari dan sekitarnya. Hal tersebut yang diharapkan bisa dikembangkan. “Ketiga hal tersebut menjadi criteria yang dipakai acuan untuk penilaian. Diharapkan krisan bisa terus dikembangkan,” ujar Swatantra.

Swatantra menyebutkan kontes bunga krisan ini diikuti oleh 9 peserta. Namun, dari jumlah peserta tersebut bisa mengikuti atau menampilkan jenis bunga krisan yang berbeda. Jadi, benar-benar yang ditonjolkan adalah kontes bunga krisan. Sehingga para peserta merupakan kelompok tani yang membudidayakan bunga krisan. “Jadi setiap peserta bisa mengikuti kontes untuk jenis krisan yang berbeda,” tandasnya.

Siapa yang menjadi juara? Ternyata jaogan tuan rumah Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng, merajaikontes bunga krisan ini. Ni Luh Elyani dari Kelompok Tani Mekar Sari Desa Pancasari dengan jenis bunga krisan Zena terpilih sebagai juara pertama.

Juara kedua juga menjadi miluk Pancasari yang direbut Gede Sudiatmika dari Kelompok Tani Mekar Sari Desa Pancasari dengan jenis bunga krisan Salsa Pink serta Juara ketiga diraih kembali oleh Ni Luh Elyani dari Kelompok Tani Mekar Sari Desa Pancasari dengan jenis bunga krisan Riri. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *