Final Liga 1 PSSI Buleleng: Joni Brace, Putra Selayar FC Juara

Foto-Foto Balieditor.com-frs: Sang Juara Liga 1 Putra Selayar merayakan kemenangannya


BALIEDITOR.COM – Luar biasa penampilan striker andalan Putra Selayar FC dari Kampung Baru, Singaraja, Bali, Joni Arta Sentosa. Kapten Putra Selayar FC mencetak sejumlah rekor dalam partai grandafinal Liga 1 Askab PSSI Buleleng musim kompetisi 2018.

Rekor pertama, Joni mencatat diri sebagai kapten tim pertama yang bisa membuat brace (mencetak dua gol dalam satu pertandingan) di laga final sepanjang sejarah liga sepak bola di Bali Utara. Joni mencetak kedua golnya pada menit 25 dan menit 54.

Rekor kedua, Joni menjadi kapten tim pertama yang sangat produktif dalam partai final dengan mencetak dua gol, sekaligus striker tersubur sepanjang sejarah liga sepak bola Buleleng dengan mencetakk total 10 gol.

Joni mencetak 10 gol hanya dalam lima pertandingan yakni tiga pertandingan di fase grup dan dua pertandingan di fase knock out (semifinal dan final). Ini berarti rata-rata ia mencetak dua gol pertandingan.

Rekor ketiga, dalam pertandingan final itu Joni juga membuat tembakan terbanyak yakni sekitar 8 tembakan ke gawang kipper Forkal Kalibukbuk yang dikawal Dwi Rama dan dua tembakannya menghasilkan gol.

Rekor lain, Joni melakukan 11 asist, membuat sekitar 31 passing, dari jumlah itu sekitar 23 pasing yang akurat. Joni menjadi satu-satu pemain dalam laga final melakukan banyak sentuhan bola yakni sekitar 74 sentuhan. Sentuhan bola milik Joni inilah yang menbuat Putra Selayar unggul di ball possession (penguasaan bola) atas lawannya Forkal FC.

Foto Balieditor.com-frs: Forkal FC Juara II Liga 1 PSSI Buleleng

Pertandingan final Liga 1 Askab PSSI Buleleng yang dimainkan di Stadion Mayor Metra Singaraja, Sabtu (20/10/2018) itu berlangsung sangat menarik.

Pertandingan yang disiarkan langsung oleh RRI Singaraja dan diliput sejumlah TV dan media cetak di Buleng, kedua tim benar-benar penampilan permainan terbaik. Putra Selayar FC menang dengan skor 4-2 (3-1) di akhir pertandingan dan sekaligus menahbiskan Putra Selayar FC sebagai JUARA LIGA 1 PSSI BULELENG 2018.

Forkal FC Kalibukbuk yang di semifinal bermain emosional dan kasar, justru tempil lebih elegan dan jauh dari permainan kasar. Begitu pula lawannya, Putra Selayar FC, yang unggul teknik permainan juga menghadirkan atraksi bermain yang indah sehingga sekitar 10.000 penonton yang hadir termasuk Ketua Umum KONI Buleleng, Komang Artha Widnyana, Wakil Ketua KONI Bidang Humas Ketut Wiratmaja, SH, dan jajarannya, Ketua Umum Askab PSSI Buleleng dan jajarannya serta para pejabat teras di Buleleng, dibuat puas dan terhibur.

Kedua tim saling serang dan saling menekan daerah pertahanan lawan. Putra Selayar memimpin pertandingan lebih dulu. Ricky Rahman mengawali kemenangan setelah cetak gol pada menit ke-19. Pada menit ke-25, giliran Joni Arta yang mencetak gol. Kemudian pada menit ke-42, M. Irhamka mencetak gol ketiga bagi Putra Selayar.

Pada babak pertama, kesebelasan Forkal juga mencetak gol lewat kontribusi Robby pada menit ke-44. Skor 3-1 tersaji saat wasit Nyoman Suardana tiup peluit tanda jeda pertandingan.

Memasuki babak kedua, Joni Arta yang juga kapten tim Putra Selayar kembali mencetak gol pada menit ke-54. Sementara Forkal hanya mampu menambah satu gol lagi pada babak kedua. Gol kedua Forkal dicetak oleh Yoga pada menit ke-61. Skor 4-2 bertahan hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan berbunyi.

Kemenangan 4-2 itu langsung disambut suka cita oleh pemain Putra Selayar dan para suporter. Mereka menyandang gelar juara untuk ketiga kalinya, sepanjang sejarah kompetisi sepakbola yang digelar oleh PSSI Buleleng.

Pesta kemenangan Putra Selayar lebih sempurna lagi karena striker andalan mereka Joni Artha yang kapten tim dinobatkan sebagai pemain tersubur musim ini yakni TOP SCORER dengan mengemas 10 gol.

Bravo Putra Selayar, yang telah mencatat sejarah baru karena menjadi tim pertama yang menjuarai kompetisi sepak bola PSSI Buleleng dengan format baru ini.

Sebagai raja sepak bola di Bali Utara, Putra Selayar FC mendapat hadiah piala tetap, piala bergilir dan hadiah uang sebesar Rp 20 juta. Sedangkan Forkal FC sebagai runner-up mendapat piala tetap dan hadiah uang Rp 10 juta. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *