First Lady: Ibu Negara Sosialisasikan Bahaya Narkoba via Kuis

Foto Biro Pers Setpres for Balieditor.com: First lady Iriana dismabut meriah raturan pelajar di Banyuwangi

BALIEDITOR.COM – Ternyata Indonesian First Lady alias Ibu Negara Iriana Joko Widodo mempunyai cara tersedniri dalam mensosialisasikan bahaya Narkoba kepada para pelajar di Banyuwangi, Jatim.

Seusai menghadiri seminar parenting, Ibu Negara Iriana Joko Widodo beserta Ibu Mufidah Jusuf Kalla dan Ibu-ibu anggota Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE-KK) melanjutkan agenda kunjungan kerjanya dengan menghadiri acara Sosialisasi Bahaya Narkoba, Pornografi, Hoaks, dan Bullying, serta Peduli Kebersihan dan Lingkungan Hidup. Acara ini dihelat di gedung Tennis Indoor Banyuwangi, Senin (28/1/2019), dan dihadiri ratusan pelajar SD dan SMP se-Kabupaten Banyuwangi.

Pada sesi dialog, Ibu Negara memberikan tantangan kepada para pelajar yang hadir untuk menjawab pertanyaan dari dirinya. Muhammad Alfi Prasetyo, siswa kelas 8 SMP 5 Banyuwangi, adalah pelajar yang mendapatkan kesempatan pertama untuk menjawab kuis.

“Kalau bisa menjawab hadiahnya apa Bu?” tanya Ibu Negara kepada Ibu-ibu OASE-KK. “Oh (dapat) laptop. Laptopnya ada dua. Lalu jam tangan dan ransel sekolah. Coba, materi apa saja yang tadi diberikan?” tanya Ibu Iriana.

Baca Juga:  Narkoba: Berdalih Ingin Badan Fit, Sopir Truk Pakai Narkoba, Ditangkap Polisi

“Pertama bahaya dan pengertian bullying, kedua bahaya macam-macam narkoba dan ciri-ciri orang yang pakai narkoba, ketiga kebersihan lingkungan baik di darat maupun laut dan keempat teknologi, seperti manfaat handphone itu banyak sisi positif dan negatifnya tergantung kita yang memakainya,” jawab Alfi lugas.

Mendengar jawaban Alfi yang lancar, seisi ruangan pun riuh dengan tepuk tangan. “Tapi pertanyaannya bukan itu,” kata Ibu Iriana yang disambut tawa para pelajar.

“Apa yang kamu ketahui tentang sampah?” tanya Ibu Iriana.

“Sampah adalah kotoran. Sampah terdiri dari sampah organik dan anorganik,” jawab Alfi.

“Apa yang kamu ketahui tentang internet?” Ibu Iriana kembali melontarkan pertanyaan.

“Tempat untuk mencari informasi. Segala informasi bisa kita dapat melalui internet baik kebersihan, teknologi, wawasan, dan lainnya,” jawab Alfi.

Baca Juga:  Narkoba: Kumat Lagi, Edarkan SS, Residivis Narkoba Kembali Dibui

“Hadiahnya laptop,” seru Ibu Iriana sambil memberikan hadiah. Ini membuat seluruh pelajar yang hadir riuh bertepuk tangan.

Selain Alfi, Ibu Iriana juga mengundang Kevin, siswa kelas 7 SMP 2 Banyuwangi untuk tampil ke depan menjawab pertanyaan kuis. Berbeda dengan Alfi, Kevin ditantang untuk menjawab pertanyaan tentang bahaya Narkoba yang dilontarkan Ibu Mufidah.

“Apa itu Narkoba?” tanya Ibu Mufidah.

“Narkoba itu barang haram. Tidak boleh digunakan masyarakat dan punya banyak jenis seperti sabu-sabu, ekstasi, dan ganja. Narkoba juga obat berbahaya,” jawab Kevin.

“Apa ciri-ciri orang yang kecanduan narkoba?” tanya Ibu Mufidah.

“Ciri-cirinya kecanduan, suka mengambil barang orangtua, suka mencuri, suka marah-marah, dan badannya lemas,” jawab Kevin.

“Hadiahnya laptop,” ujar Ibu Mufidah disambut riuh tepuk tangan seluruh pelajar.

Kehadiran Ibu Negara dan rombongan pada kegiatan sosialisasi ini diakhiri dengan pemutaran lagu tema Asian Games 2018 “Meraih Bintang”. Mendengar lagu ini, seisi ruangan ikut bernyanyi. Bahkan Ibu Iriana dan Ibu-ibu OASE tampak ikut bergoyang. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *