FIT RETREAT Gelar Senam Zumba, Digandrungi Ratusan Kaum Hawa Buleleng

Foto Balieditor.com-frs: Ketua Panitia, Yuga Peling, berpose dengan latar peserta senam zumba

BALIEDITOR.COM – Senam zumba diciptakan oleh Alberto Perez, instruktur aerobic, kini sangat popular di Indonesia, termasuk di Pulau Dewata, Bali. Bahkan di belahan bumi Bali Utara, senam zumba digandrungi kaum hawa dari berbagai kalangan.

Seperti terlihat Sabtu (21/9/2019) sore di kawasan wisata Pelabuhan Buleleng, Singaraja. FIT RETREAT menggelar senam zumba sesi kedua dengan diikuti ratusan kaum hawa di Bali Utara dari kalangan ibu-ibu maupun kalangan remaja putri.

Panitia FIT RETREAT yang diketuai Yuga Peling itu menghadirkan instruktur senam zumba ternama di Pulau Dewataa antara lain Zin Alit Kibo, Zin Yoga, Zync Ferdi, dan Zin Vie Christi. Kehadiran para instruktur ternama itu membuat para peserta kian histeris dan terlena dalam simphoni gerakan senam zumba yang dilakukan para instructor idola mereka tersebut.

Senam zumba yang berlangsung 3 jam non-stop itu ternyata tidak membuat para peserta yang kebanyakan kaum ibu-ibu itu “nyerah”. Mereka seolah menunjukkan kepada para instruktur bahwa mereka siap bersenam zumba-ria sampai kapanpun tetap mampu nan ceria. Mereka begitu antusias dan lincah mengikuti setiap gerakan senam zumba. Luar biasa!

Di sela-sela hiruk-pikuknya para peserta senam zumba, Ketua Panitian FIT RETREAT, Yuga Peling, kepada Balieditor.com menjelaskan bahwa kegiatan senam zumba ini merupakan sesi kedua dari program empat bulanan FIT RETREAT.

Foto Balieditor.com-frs: kaum hawa sedang mengikuti senam zumba

Kata Yuga Peling, program ini merupakan program sinersitas dengan program pemerintah yakni Program Germas (Gerakan Masyarakat Sehat) dan Program Gentas (Gerakan Berantas Obesitas). “Maka itu kami mengajak masyarakat khususnya masyarakat Buleleng untuk aktif mulai belajar olahraga, aktif mengenal olahraga, mencintai olahraga. Bahwa setidaknya dengan hidup aktif kita terhindar dari penyakit obesitas, stress, ataupun penyakit yang berkaitan dengan pola hidup,” jelas Yuga Peling yang merupakan Kapten Fitcamp Buleleng itu.

Selain itu, kata dia, tujuan lain adalah memperkenalkan kepada masyarakat komunitas Fitcamp Buleleng kepada masyarakat terutama masyarakat yang kebinggungan mencari olahraga atau kebinggungan mencari tempat berolahraga.

“Tujuan kita ingin memperkenalkan dan merangkul masyarakat yang kebinggungan berolahraga seperti dimana harus berolahraga, bagaimana berolahraga. Kita merangkul mereka (masyatakat, red) yang ingin belajar olahraga, mulai gaya hidup sehat,” paparnya.

Yuga Peling menyatakan bahwa untuk sesi ketiga akan diadakan Januari 2020 mendatang dengan lokasi di pusat kota Singaraja. “Karena di pusat kota lebih mudah dijangkau ibu-ibu peserta senam,” sambungnya lagi.

Yuga Peling dan kawan-kawan merasa bangga karena dari dua kali diadakan senam zumba ini sangat terlihat antusias masyarakat Buleleng terhadap senam zumba ini. Disebutkan bahwa peserta senam zumba saat ini bukan lagi hanya ibu-ibu tetapi kaum bapak-bapak dan anak-anak remaja putri pun sudah mulai tertarik dan aktif tampil dalam dua kali senam zumba tersebut.

Dengan heterogenisme peserta (ibu-ibu, anak-anak remaja, dan bapak-bapak) maka ke depan panitia akan lebih variatif menampilkan jenis senam zumba.

Yang menarik, kata Yuga Peling, pihaknya bukan hanya menggelar senam zumba tetapi juga akan kegiatan sosial berupa donor darah bekerja sama dengan PMI Buleleng. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *