FPLA Buleleng Gelar Gebyar Keagamaan

12

BALIEDITOR.COM – Forum Perempuan Lintas Agama (FPLA) Kabupaten Buleleng menggelar Gebyar Peringatan Hari Raya Imlek 2569 serangkaian menyambut Hari Raya Nyepi tahun baru Saka 1940 di Taman Kota Singaraja, Jumat, (9/3/2018).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Asisten III Kabupaten Buleleng, Drs. I Ketut Asta Semadi, MM serta Ketua FPLA, dr. Wardhani Sutjidra, M.Repro serta pimpinan OPD Kabupaten Buleleng, dan perwakilan dari tokoh lintas agama Kabupaten Buleleng.

Gebyar Peringatan hari Raya Imlek dan menyambut hari raya Nyepi tahun baru saka 1940 dibuka oleh asisten III Pemkab Buleleng, Drs. Ik Ketut Asta Semadi, MM dengan pemukulan gong didampingi Ketua FPLA kabupaten Buleleng, dr. Wardhani Sutjidra, M.Repro.

Dalam sambutannya Drs. Ketut Asta Semadi, MM mengatakan, kegiatan ini merupakan momentum untuk mempertebal tolenransi dan keharmonisan serta kerukunan umat beragama yang ada di Buleleng, diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan vibrasi kepada masyarakat agar tetap sadar akan pentingnya pelestarian nilai-nilai ajaran agama, adat dan budaya di buleleng dan makin kuat menghadapi kehidupan global menuju hidup yang lebih berkualitas penuh kedamaian.

Kata dia, kegiatan kebyar ini bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan antar umat beragama khususnya di Buleleng.

”Dengan adanya FPLA ini tentunya kerukunan antar umat beragama bisa lebih baik lagi dan jauh dari konflik antar umat beragama,” jelasnya

Sementara, Ketua FPLA Buleleng, dr. Wardhani Sutjidra, M.Repro mengatakan dengan digelarnya gebyar ini, FPLA bersama-sama merayakan Tahu Baru Imlek 2569 dan juga menyambut Hari raya Nyepi Tahun Baru Caka 1940.

“Dengan terbentuknya FPLA ini kami akan melaksanakan Sosiasilasi apa itu FPLA dengan cara bersama-sama menyambut ataupun memperingati HAri Raya Besar Agama yang ada Di Buleleng,” ungkap Ayu Wardhani.

Menurut Ayu Wardhani, FPLA akan membingkai semua kegiatan yang ada yang mencangkup hari raya besar keagamaan yang berlandaskan ediologi sehingga bisa memberikan suatu aura yang positif bagi semua umat yang ada di Buleleng.

“Semua acara yang bersifat hari raya besar keagamaan FPLA akan berusaha membingkainya dengan aura yang positif bagi umat beragama,” tuturnya

Ayu Wardhani menambahkan FPLA ini ada merupakan perkumpulan dari umat – umat beragama yang ada di Kabupaten Buleleng khususnya.

“FPLA ini terbentuk dengan beraneka ragamnya Agama yang ada di Buleleng khususnya,” pungkasnya.(frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *