G-Absensi: Bisa Intai Pegawai via GPS

Foto Balieditor.com-cha: Kabaghumas DPRD Buleleng Made Supartawan

BALIEDITOR.COM – Pegawai negeri sipil kini tidak leluasa lagi berkeliaran saat jam kerja. Kinerja PNS alias ASN kini menjadi kian ketat karena didukung kemajuan teknologi. Yakni absensi elektronik diperkantoran yang kini disebut G-Absensi.

Absensi menggunakan teknolog pernah dipakai yakni absensi melalui teknologi sidik jari. Tampaknya pola itu dinilai kurang efektif sehingga dikembangkan pola absensi yang lebih canggih lagi. Yakni G-Absensi dengan  profil wajah dan mengintai pegawai melalui deteksi global positioning system (GPS) menggunakan satelit.

Baca Juga:  "Kado Istimewa" Buat Kongres PDIP, KPK Tangkap Anggota FPDIP Nyoman Dhamantra

Kabag Humas DPRD Buleleng,Made Supartawan membenarkan, pegawai dilingkungan DPRD Buleleng sudah tidak lagi menggunakan absensi sidik jari.Namun menggunakan sistem baru melalui deteksi wajah.Pola baru ini,kata Supartawan,mulai diberlakukan awal Januari 2020.

“Kita tidak lagi menggunakan absensi sidik jari namun diganti dengan deteksi profile wajah.Sedang untuk menyatakan kehadiran bisa diketahui melalui GPS,” jelas Supartawan,Kamis (16/1/2020).

Sistem baru itu,menurut Supartawan,dilakukan dengan mnegaktifkan aplikasi G-Absen yang mengcover seluruh proses kehadiran pegawai.Baik dikantor maupun sedang dinas luar.

“Dengan profile wajah, pegawai setiap hari melaporkan kehadirannya dikantor atau sedang dinas luar melalui G-Absen.Jadi jangan heran kalau suatu saat terlihat ada pegawai foto-foto.Itu mereka tengah melaporkan kegiatannya,”imbuh Supartawan.

Baca Juga:  RI 1 : Presiden Bahas Pemilu Damai dengan FKUB

Dan sistem itu,sambungnya,akan dikontrol dari operator yang berpusat  di kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Buleleng.”Tidak ada pegawai yang lepas dari pengamatan karena sudah diatur oleh sistem,”ucapnya.

Saat ini,kata Supartawan,sedang dilakukan sosialisasi terutama kepada aparatur sipil negara (ASN) sebagai objek sistem baru itu.Sedang untuk pegawai kontrak masih berlaku absen manual.”Dari Januari hingga Maret sosialisasi dan bulan Aprli 2020 mulai diberlakukan penuh,” tandasnya. (cha/frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *