Hukum: Karyawati Curi Perhiasan Milik Bosnya di Sambangan

Foto Balieditor.com-frs: Istiana mencuri perhiasan milik bosnya

BALIEDITOR.COM – Luh Istiana, 36, harus berurusan dengan polisi. Kini wanita asal Ringdikit yang menikah ke Desa Bengkala, Kecamatan Kubutambaan, Buleleng, Bali, itu mendekam di ruang sel tahanan Mapolsek Sukasada.

Ini lantaran, sebagai karyawan yang bekerja di sebuah warung di Banjar Dinas Babakan, Desa Sambangan, Istiana malah mencuri perhiasan milik bosnya bernama Komang Ayu Arsini, 36, asal Banjar Dinas Dharma Yasa, Desa Tukadmungga, Kecamatann Buleleng.

Ia mencuri perhiasan berupa satu buah kalung emas berat 8 gram, satu mainan emas berat 3 gram, satu buah cincin emas berat 5 gram yang tersimpan di tas milik Ayu Arsini.

Kapolsek Sukasada Kompol NyomanLandung dalam keterangan pers di Mapolres Buleleng Jalan Pramuka No 1 Singaraja menjelaskan bahwa aksi pencurian karyawatinya yang baru bekerja 13 hari itu terjadi tanggal 12 Maret 2019 sekitar pukul 15.00 wita. “Saat itu korban meninggalkan tas di dalam warung tempatnya bekerja, membeli lauk untuk makan. Saat itulah tersangka mengambil barang-barang milik korban,” ujar Kapolsek Landung.

Korban baru mengetahuinya sehari kemudian tepatnya Rabu (13/3/2019) siang sekitar pukul 11.00 wita. Kemudian korban pun melapor ke Mapolsek Sukasda.

Kata Landung, ia bersama anggota langsung melakukan penyelidikan dan akhirnya Rabu (13/3/2019) sore sekitar pukul 14.30 wita, polisi menangkap tersangka Istiana dan menyita barang bukti (BB).

Tersangka Istiana kepada wartawan mengaku, ia terpaksa mencuri perhiasan sang bos karena memiliki utang. Kata dia, hasil penjualan barang curian itu dipakai untuk membayar utang. “Pakai bayar utang. Utang saya Rp 1,5 juta,” ujarnya.

Tersangka Istiana dijerat pasal 362 KUHP dengan ancamaan hukum 5 tahun penjara. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *