Hukum: Nyembelih Sapi, Maling Cuma Bawa Kabur 4 Kaki

Foto istimewa: Sapi yang dicuri maling

Foto istimewa: Sapi yang dicuri maling

BALIEDITOR.COM – Tampaknya maling satu ini hanya ingin makan daging sapi yang dicurinya.

Seperti yang terjadi di Banjar Dinas Pumahan, Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Bali.

Seekor sapi milik Gusti Kadek Karjana, 59, disembelih maling dan hanya membawa kabur empat kakinya.

Kejadian unik itu terjadi di kebun milik korban Senin (19/2/2018) pagi sekitar pukul 07.30 wita.

Korban, Gusti Karjana yang berasal dari Banjat Dinas Purbakala, Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada, Buleleng, sekitar pukul 07.00 wita berangkat dari rumah menuju ke kebunnya yang jaraknya hanya berkisar sekitar 700 meter dari rumahnya.

Sekitar pukul 07.30 wita, korban Gusti Karjana sampai di kebun. Saat menuju ke pondoknya, korban dibuat kaget karena melihat sapi peliharaannya sudah dalam keadaan mati disembelih. Menariknya, pelaku hanya menyisakan badan sapi tersebut, sedangkan keempat kakinya sudah tidak ada.

Gusti Karjana melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Sukasada. Polisi yang menerima laporan, langsung melakukan olah TKP dan penyelidikan. Untuk sementara, polisi masih memburu pelaku pencurian ternak ini. Barang bukti yang diamankan, berupa 1 ekor sapi mati yang sudah dalam kondisi tidak utuh, dimana ke empat kakinya sudah tidak ada.

Kapolsek Sukasada, Kompol Gede Juli mengatakan, saat ini polisi masih meminta keterangan dari sejumlah saksi. Saat ini, sudah ada 2 orang saksi dimintai keterangan, baik dari pelapor Gusti Karjana dan saksi Gusti Nyoman Taman, 49, warga Banjar Dinas Purbakala, Desa Padangbulia.

“Dugaan sementara, pelaku mengambil sapi yang ada di dalam kandang dengan cara menarik tali dan membawa keluar. Setelah ada di halaman pondokan, sapi diikat pelaku di batang pohon kemudian memotong leher sapi itu hingga mati. Kemudian pelaku memotong keempat kakinya dan membawa kabur sedangkan badan sapi ditinggalkan ditempat,” kata Juli, Senin (19/2/2018) siang. (ngr/frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *