Jembatan Peninggalan Belanda: Setelah Disoroti Publik, Baru Dicat

Foto Balieditor.com-frs - Foto diambil Selasa (27/6/2017) pukul 14.45 wita: Jembatan Peninggalan Belanda yang sebagiannya sudah dicat dengan warna putih

Foto Balieditor.com-frs – Foto diambil Selasa (27/6/2017) pukul 14.45 wita: Jembatan Peninggalan Belanda yang sebagiannya sudah dicat dengan warna putih

BALIEDITOR.COM – Ternyata Pemkab Buleleng, Bali, gerah juga dengan kritikan dan sodokan public melalui media online ternama Balieditor.com.

Sebagai bukti jembatan peninggalan Belanda di dekat Pelabuhan Buleleng, Singaraja, setelah dikritik public dan menjadi viral di media sosial, akhirnya Pemkab Buleleng pun merespon kritikan itu.

Mulai Senin (26/6/2017) hingga Selasa (27/6/2017) siang, bangunan bersejarah peninggalan Belanda itu pun mulai dicat. Sejumlah pekerja mengecat Jembatan Peninggalan Belanda itu dengan warna putih.

“Kayak mulai kemarin dah, mulai dicat jembatan ini. Tampaknya Pemkab gerah juga dengan sorotan tajam public lewat media,” ujar seorang anggota polisi yang bertugas di Pos Pengamanan Idul Fitri di bibir barat Jembatan Belanda itu sambil tersenyum.

“Tadi ada kerja, mungkin lagi istirahat. Baru saja mereka pergi,” sambungnya dalam perbincangan dengan Balieditor.com Selasa (27/6/2017) siang sekitarpukul 11.15 wita.

Tanggapan juga datang dari sejumlah warga Kota Singaraja yang kebetulan lewat di kawasan itu. “Kenapa tidak dari dulu dicat? Masak harus dikritik dulu baru cat,” ujar Linda, warga Kampung Baru, dengan nada ketus.

Hasil pemantauan Balieditor.com di lokasi pukul 14.45 wita menyebutkan bahwa pekerja tidak lagi melanjutkan pengecatan jembatan itu sejak jam 11.00 siang mereka istirahat.

Masih tampak dengan jelas baru bagian dalam dan luar sebelah timur jembatan yang sudah dicat dengan warga putih. Sementara bagian luar lainnya seperti bagian utara dan selatan masih belum tersentuh. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *