Jumpa Pers Panitia: Tari Rejang Renteng Ditampilkan secara Kolosal di Puncak HUT Kota Singaraja

Logo HUT ke-415 Kota Singaraja tahun 2019

BALIEDITOR.COM – Panitia Tetap (Pantap) Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Singaraja ke-415 telah menetapkan agenda kegiatan untuk memeriahkan HUT KE-415 Kota Singaraja tahun 2019. Dalam susunan agenda kegiatan tersebut, ada kegiatan yang berbeda dari tahun sebelumnya.

Untuk tahun ini, Panitia akan menyelenggarakan Tari Rejang Renteng masal atau kolosal. Diperkirakan akan ada 7.400 penari yang akan menarikan Tari Rejang Renteng Massal. Ribuan penari tersebut berasal dari 148 desa/kelurahan se-Kabupaten Buleleng. Nantinya, penari, akan menari selama 15 menit di sepanjang Jalan Pramuka sampai Jalan Pahlawan Singaraja.
Hal ini terungkap saat panitia menyelenggarakan jumpa pers bersama media di restora Ranggon Sunset Singaraja, Selasa (12/3/2019). Jumpa pers tersebut dipimpin Asisten Administrasi Umum Setda Buleleng Drs. Gede Suyasa,M.Pd.
Sekretaris Dinas (Sekdis) Kebudayaan Buleleng, Made Sudiarba mengatakan, dipilihnya Tari Rejang Renteng yang dibawakan secara masal pada puncak HUT Kota Singaraja itu, merujuk hasil workshop di gedung Ksirarnawa Art Center Denpasar.

“Ke depan, Buleleng dipersiapkan jadi pioner Tari Rejang Renteng Wali, berdasarkan hasil workshop di gedung Ksirarnawa pada bulan Pebruari lalu,” kata Sekdis Sudiarba saat Jumpa Pers HUT Kota Singaraja.

Sekdis Sudiarba menambahkan, tari rejang renteng masal ini akan dibawakan oleh ibu-ibu PKK melalui partisipasi desa/kelurahan se-Kabupaten Buleleng.

“Tari rejang renteng massal murni dibawakan oleh ibu-ibu PKK dari 148 desa/kelurahan di Buleleng. Jumlah penari tiap desa/kelurahan itu, berjumlah 50 orang,” ungkapnya.

Untuk lokasi, Sekdis Sudiarba menyebut akan mengambil start di sepanjang Jalan Pramuka sampai Jalan Pahlawan Singaraja. Nantinya, barisan penari akan diatur berdasarkan kecamatan. Jarak renggang penari tiap kecamatan diatur dengan jarak 2 meter.

“Nanti masing-masing Camat mengatur sendiri barisan penarinya. Ya, renggang jarak penari tiap kecamatan 2 meter. Panjang barisan penari kurang lebih 1,9 kilometer, mulai depan SMKN 1 Singaraja sampai dengan kantor DPRD Buleleng,” terangnya.

Selain itu ia juga mengatakan, sebelum Tari Rejang Renteng massal dipentaskan, pihaknya terlebih dahulu akan melaksanakan matur piuning di Pura Jagatnatha dan Tugu Singa Ambara Raja. “Matur piuning secara sederhana dengan tujuan pementasan nantinya berjalan lancar,” pungkasnya. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *