Kabar Perbatasan RI-Timor Leste: Yonif 741/GN Bantu Warga Korban Luka Bakar

Foto Pendam IX/Udayana: Anggota Yonif Mekanis 741/GN bantu korban luka bakar

BALIEDITOR.COM – Setiap saat siap bergerak, tanggap dengan apa yang terjadi di sekitar sesuai dengan tugas dan tanggung jawab.

Itulah yang diterapkan oleh Personil Pos Motamasin Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN saat mengambil tindakan cepat ketika salah seorang warga Desa Alas Selatan melaporkan bahwa anaknya terkena luka bakar.

Seperti dilansir Pendam IX/Udayana, Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Mayor Inf Hendra Saputra, S.Sos., M.M., M.I.Pol., pada keterangan persnya, Jumat (10/5/2019), bahwa Bakes Kipur 3 Pos Motamasin, Serda Hebron Yoga Pangestu, dengan segera bergegas meluncur ke kediaman warga yang diketahui bernama Andrean, 41, guna memeriksa kondisi anaknya yang bernama Alosius Suri, 8.

Saputra menjelaskan bahwa setelah diperiksa ternyata luka bakar korban cukup serius dan tergolong parah. Bakes langsung melaksanakan pertolongan pertama dengan memberikan salep bakar.

“Sesuai hirarki, Serda Hebron melaporkan hal tersebut kepada Dankipur 3 Yonif Mekanis 741/GN Kapten Inf Sulaiman Siregar, bahwa pasien harus dibawa ke Rumah Sakit Betun agar segera ditindaklanjuti oleh Dokter Spesialis Kulit,” jelasnya.

Danki Siregar langsung memerintahkan Serda Hebron bersama 3 orang anggota lainnya untuk mengevakuasi pasien ke Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan Betun (RSUPP).

Andrean mengucapkan terima kasih banyak kepada Pos Motamasin Satgas Yonif 741/GN karena telah membantu keluarganya dan mengantar anaknya ke rumah sakit, sehingga sekarang keadaan Sori sudah sangat membaik.

Dansatgas menyampaikan bahwa setiap tindakan evakuasi terutama untuk masyarakat harus ditindaklanjuti dengan cepat. “Hingga saat ini, anggota di pos-pos seluruhnya sudah berbuat yang terbaik, terbukti setiap ada hal seperti ini diambil tindakan cepat, tidak peduli medan seperti apa, bahkan di beberapa wilayah ada masyarakat yang harus sampai digendong untuk dapat dievakuasi karena terkendala medan,” pungkasnya. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *