Kadispar Buleleng Welcome Terhadap Lomba OWS di Lovina

Foto Balieditor.com-frs: Kadispar Sutrisna bersama Sudradjat di Tugu Dolphin Lovina

BALIEDITOR.COM – Keinginan PB PRSI untuk menggelar lomba renang nomor Open Water Swimming (OWS) yang merupakan sport tourisme di Lovina, mendapat tanggapan positif dari Kepala Dinas Pariwisata Buleleng, Bali, Nyoman Sutrisna.

Kadispar Buleleng Nyoman Sutrisna menyatakan welcome terhadap event bertaraf nasional bahkan internasional itu.

Sebagai bukti pejabat murah senyum itu membatalkan sejumlah kegiatannya termasuk membatalkan kegiatan di Denpasar mewakili Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana.

Sutrisna lebih memilih untuk menerima DR Sudradjat Wiradihardja, M.Pd, Kepala Bidang Teknik Olahraga Perairan Terbuka PB PRSI untuk membicara sport tourisme Lomba OWS di Lovina.

Bukan hanya menerima pejabat pusat itu di ruang kerjanya, tetapi Kadispar yang juga menjabat Kelian Desa Pakraman Buleleng itu langsung mengantar Sudradjat dan rombongan ke Lovina untuk melakukan peninjauan lokasi.

Bagi dia, event bertaraf nasional ini jauh lebih penting daripada acara lain. Karena event ini berpeluang mendatangkan banyak tamu ke Buleleng.

“Karena OWS ini merupakan sport tourisme maka akan mendatangkan banyak tamu,” ujar Sutrisna kepada Balieditor.com.

“Event OWS ini sangat mendukung pengembangan pariwisata Buleleng,” tambahnya lagi.

Menariknya, kata dia, event ini bukan hanya sekedar mendatangkan ribuan tamu ke Buleleng tetapi juga ada hal yang juga tak kalah penting yang akan didapatkan oleh Buleleng.

“Harapan kami bagaimana safety dan profesional PB PRSI yang sudah melanglangbuana, kita nanti bisa tiru di Kabupaten Buleleng,” papar Sutrisna.

Sutrisna berharap apabila event ini sudah digelar dengan baik pada tahun ini maka ke depan bisa ditetapkan sebagai kegiatan tahunan.

“Kalau sudah mendatangkan tamu banyak, maka event ini harus menjadi calender of event tetap. Caranya Pemkab harus menyusun atraksi pendukung yang dikemas dengan baik,” harapnya.

Terkait tanggal pelaksanaan, Sutrisna mengaku serahkan kepada PB PRSI, sedangkan pihaknya hanya menawarkan beberapa momen kegiatan seperti Lovina Festival untuk dijadikan momen pelaksanaan Lomba OWS ini. “Kalau tanggal pelaksanaan kita serahkan kepada beliau,” ujarnya.

Ia meminta Pengkab PRSI Buleleng sebagai leading sektor untuk mempersiapkan segala sesuatu dengan baik termasuk membuat perencanaan yang mantap via proposal yang akan dibawa ke pusat. ( frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *