Kasus Penembakan Satwa Kijang di TNBB, Tiga Pelaku Dibekuk Polisi

Ilustrasi

Ilustrasi

BALIEDITOR.COM – Masih ingat aksi koboi penembakan 4 satwa kijang di Taman Nasional Bali Barat (TNBB)? Tiga orang yang diduga sebagai pelaku penembakan kijang di TNBB sudah dibekuk Satreskrim Polres Buleleng, Bali.

Ketiga pelaku itu adalah KP, 30, dan PS, 41, yang semuanya warga Desa Tukad Sumaga, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, dan SL, 37. yang sudah diatngkap terlebih dahulu beberapa waktu lalu.

Penangkapan KP dan PS berawal dari keterangan SL yang merupakan sopir mobil APV bernopol DK 573 IS yang ditinggalkan enam pelaku penembak empat ekor kijang di kawasan TNBB menyebutkan. SL juga mengakui keterlibatan mereka dengan tiga pelaku lainnya.

“Mereka mengakui ikut dalam perburuan satwa kijang dikawasan TNBB tanpa izin. Jadi, ada tiga pelaku diamankan dan tiga orang lagi masih dikejar,” kata Kasubbag Humas Polres Buleleng, AKP Nyoman Suartika, Rabu (8/3/2017) di Mapolres Buleleng di Jalan Pramuka No.1 Singaraja.

Hanya saja, kata Suartika, ketiga pelaku ternyata tidak dilakukan penahanan. Sebab ketiga pelaku kooperatif dalam memberikan keterangan dan tetap diwajibkan wajib lapor. “Yang tiga orang ini tidak tahu bakal berburu. Karena awalnya tujuan sembahyang. Hanya saja, diajak oleh ada dua pelaku yang belum kami amankan untuk berburu, dan dua pelaku itu yang membawa senjata,” jelas Suartika.

Meski begitu, sambung dia, penanganan kasus ini masih terus dilakukan pengembangan. “Kasus ini masih terus kami lakukan pengembangan, baru tiga pelaku yang diamankan. Tiga pelaku lainnya kini masih dalam pencarian,” pungkasnya.

Saat ini barang bukti yang diamankan polisi diantaranya, mobil APV DK 573 IS yang digunakan untuk berburu satwa yang dilindungi di kawasan TNBB, termasuk dua pucuk senjata laras panjang, sebuah senter dan pisau komando serta 4 ekor kijang yang ditembak mati. (ngr)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *