Kasus Tukar Guling Kantor Desa Celukan Bawang: Ketua Komisi I Desak Bupati Non-aktifkan Perbekel Ashari

Foto Istimewa: Tersangka Perbekel Muhammad Ashari

BALIEDITOR.COM – Pemberian kado istimewa kepada Perbekel Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, Bali Muhammad Ashari sebagai tersangka dalam dugaan tindak pidana korupsi kasus tukar guling Desa Celukan Bawang dengan PT General Energy Bali (GEB) yang mengelola PLTU Celukan Bawang, oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng pertanggal 3 Januari 2019 lalu, mendapat reaksi dari gedung dewan Buleleng.

Ketua Komisi I DPRD Buleleng, Putu Mangku Mertayasa, SH, MH, mendesak Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana untuk segera menon-aktif-kan Ashari dari jabatan perbekel agar ia lebih focus pada masalah hukum.

“Azas keadilan. Karena kan ada beberapa perbekel yang sudah tersangka kemudian untuk sementara dinon-aktif-kan oleh Pak Bupati. Saya menekankan azas keadalian. Biar sama perlakuan terhadap perbekel yang sudah berstatus tersangka,” tegas Mangku Mertayasa, saat dikonfirmasi Balieditor.com di ruang kerjanya, Kamis (17/1/2019) siang.

Politisi PDIP asal Banjar itu meminta BPD Celukan Bawang untuk segera menggelar rapat dengan agenda membahas status hukum Perbekel Ashari yang kini sudah menyandang “gelar” tersangka. “Kita serahkan kepada BPD sebagai represenasi masyarakat Desa Celukan Bawang untuk merespon kondisi hukum ini,” paparnya.

Berikutnya, ungkap Mangku Mertayasa, secara pribadi ia meminta Ashari untuk mengundurkan diri sementara supaya lebih focus menghadap masalah hukum yang saat ini sedang menjeratnya. “Saya mendorong dan memberikan apresiasi kepada Pak Mekel untuk lebih konsentrasi pada masalah hukum,” paparnya.

Ia kembali mendesak Pemkab Buleleng terutama Bagian Hukum dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa untuk segera memberitahu Bupati Buleleng membuat kajian tentang status hukum Ashari.

Bagaimana dengan tersangka Perbekel Muhammad Ashari? Informasi yang diperoleh Balieditor.com bahwa setelah diberitakan secara luas oleh media, Ashari mulai “menghilang”.Konon kabarnya, Ashari hari ini tidak terlihat di Kantor Perbekel Celukan Bawang. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *