Kominfosandi Buleleng Narasumber Kuliah Umum Public Relations di Undiksha

Foto Istimewa: Cok Aditya sedang memberikan kuliah umum di Undiksha

BALIEDITOR.COM – Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Bahasa dan Sastra, Undiksha Singaraja, Bali, menggelar acara Professional Development dengan mengambil tema Peran Medsos di Jaman Mileneal.

Peserta mencapai 80 mahasiwa kelas Public Relations di Kampus Undiksha Singaraja, Sabtu 29/9/2018). Kegiatan yang dimoderatori oleh dosen Prodi Bahasa Inggris Undiksha Singaraja, Karina Wedhanti, S.Pd , M.PD tersebut, menghadirkan narasumber Kepala Bidang Pengelolaam Komunikasi Publik Dinas Kominfosandi Buleleng, Cok Adithya WP, S.Sos.

Dalam paparannya, Cok Adithya mengungkapkan, saat ini banyak sekali anak-anak zaman now atau generasi millenials yang memiliki akun media sosial bisa sampai puluhan, dengan jumlah akun follower jutaan yang bahkan sampai ada komunitasnya, yang kemudian disebut dengan buzzer.

“Banyak perusahaan melihat ini sebagai peluang yang bisa mendukung bisnis mereka. Maka kemudian, banyak perusahaan yang memanfaatkan jasa buzzer ini untuk aktivitas promosi/pemasaran dan atau aktivitas pencitraan membangun reputasi positif,” jelas Cok.

Ditambahkan, ada beragam media sosial tetapi yang paling popular digunakan oleh generasi zaman now saat ini ada dua, yaitu: Instagram dan Facebook. Menurut Cok, trend penggunaan Facebook dan Instagram untuk berbagai aktivitas positif dan atau negatif oleh generasi millenials ini juga ditangkap oleh para praktisi komunikasi khususnya praktisi PR.

“Faktor efisien dan efektif dalam menjangkau khalayak luas menjadi alasan utama generasi millenials dalam menggunakan media social secara aktif dan mendalam di hampir setiap jam dalam kehidupannya sehari-hari,” terangnya.

Disinilah peran Humas atau pejabat pengelola informasi sebagai bagian dari harus mampu mengelola dan mengkemas informasi dengan baik. “Tantangan humas dan pejabat informasi saat ini adalah dihadapkan pada perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat, terutama dunia online, sehingga batas ruang interaksi antar manusia seakan menjadi sedikit sekali. Interaksi antar manusia dikelola melalui satu tangan, yaitu pemanfaatan gadget untuk aplikasi medsos,” jelas mantan Kasubag Pemberitaan Bagian Humas & Protokol Setkab Buleleng.

Selain materi tersebut, Cok Adithya juga melakukan simulasi konferensi pers yang diikuti seluruh mahasiswa. Di sini, mahasiswa dibagi ada sebagai seorang jubir, moderator, dan wartawan. Tujuannya adalah untuk mengenal salah satu tugas seorang Humas atau pejabat pengelola informasi. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *