Korupsi di Bank Buleleng 45: Dirut Suarjaya Serahkan kepada Polisi

Foto Dok Balieditor.com: Dirut Bank Buleleng, Nyoman Suarjaya

BALIEDITOR.COM – Aksi penggelapan dana nasabah sebesar Rp 635 juta lebih yang dilakukan karyawati bagian Customer Service (CS) bernama Putu Ayu Aryandari, membuat Dirut PD BPR Bank Buleleng 45, Nyoman Suarjaya, pusing tujuh keliling.

Karena ulah karyawati itu telah menghancurkan kepercayaan public kepada bank “plat merah” milik Pemkab Buleleng, Bali, itu.

Baca Juga:  Kasus Tanah Batu Ampar-gate: Margarito Kamis Desak KPK Prioritaskan Kasus Korupsi Tanah Batu Ampar

Karena kasus ini sudah di jalur hukum maka Suarjaya mengaku, sudah menyerahkan kasus ini kepada pihak kepolisian.

Sementara tersangka sudah diberhentikan menjadi karyawan PD BPR Bank Buleleng 45 pasca diketahui melakukan tindak pidana dugaan korupsi.

“Semuanya kan dilakukan di luar bank, sehingga dalam pengawasan kami tidak bisa lakukan. Tapi kami sudah serahkan semua kepada pihak hukum. Dan yang bersangkutan memang sudah kami berhentikan sebagai karyawan Bank Buleleng 45,” pungkas Suarjaya.

Baca Juga:  Korupsi: Lagi Tersangka Ashari Lolos dari Penahanan

Tersangka Ayu dijerat dengan pasal 2, pasal 3, pasal 8 Jo pasal 18 ayat (1) UU RI No. 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI No. 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, dengan ancaman hukuman pidana maksimal 20 tahun penjara atau denda maksimal Rp1 miliar. Termasuk diharuskan melakukan pembayaran uang pengganti dengan jumlah yang sama. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *