Kunker Bupati Buleleng Hari Kedua: Kontraktor Kere, Proyek Jembatan Tukad Batupulu Mangkrak

Foto Humas Pemkab Buleleng for Balieditor.com: Bupati Agus trenyuh melihat jembatan Tukad Batupulu yang mangkrak

BALIEDITOR.COM – Pada peninjauan jembatan Tukad Batupulu, Bupati Agus mengatakan, jembatan yang menghubungkan Desa Pemaron dan Desa Tukadmungga merupakan jalur alternatif disaat terjadi kemacetan di jalur utama jalan Singaraja–Seririt.

Seperti dilansir Humas Pemkab Buleleng, Bupati Agus menyatakan bahwa penyelesaian jembatan ini baru berjalan sekitar 26 persen, sehingga tidak bisa dirampungkan sesuai target yaitu pada tanggal 25 Desember 2018. Hal itu dikarenakan ada kendala–kendala pada proses penyelesaianya.

Baca Juga:  Usulkan Pengerasan Jalan ke Pura Segara Rupek dan Pura Pande, Wabup Sutjidra Temui Dirjen KSDAE

“Kita lihat bersama bahwa progresnya baru 26 persen, kira – kira jauh dari harapan akan bisa selesai pada tanggal 25 Desember, tadi kita sudah tanyakan ke kontraktornya, saya minta kontraktor terbuka saja, ada apa sih masalahnya , ternyata masalahnya masalah finansial, kalau masalah finansial diskusikan kepada saya,“ tegasnya.

Kata dia, selaku kepala daerah harus mencari jalan keluar dan memberikan pembinaan terhadap para kontraktor sehingga mampu bekerja secara professional dan berkordinasi secara terbuka.

Baca Juga:  Kadis PUPR Janji Sodetan Banjir Kawasan Singaraja Segera Digarap

“Ada keluhan harus di diskusikan dengan kita, apakah saya harus bicarakan dengan BPD, apakah saya harus menggaransinya dengan perjanjian yang jelas sistimnya. Nah ini yang tidak dilakukan, terputus karena mungkin pemborongnya malu. Sudah terbuka saja, saya berusaha mendorong agar pemborong daerah itu lebih professional dan lebih terbuka,” pungkas Bupati Agus. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *