Lakalantas: Hindari Vario, Grand Max Seruduk Yamaha, 1 Tewas, 3 Luka-Luka

Foto Balieditor.com-cha: Bagian depan Grand Max Pick-Up ringsek

BALIEDITOR.COM – Kecelakaan maut terjadi di jalur Pantura (Pantai Utara) jalan raya Singaraja-Gilimanuk Km 36,600 persisnya di wilayah Banjar Dinas Batu Agung, Desa Gerokgka, Kecamatan Gerokgak, Buleleng Bali, Jumat (10/5/2019) siang sekitar pukul 13.30 wita.

Kecelakaan lalulintas itu melibatkan kendaraan roda empat Daihatsu Grand Max Pick up DK 8486 UG dengan PJK (pejalan kaki). Lakalantas itu merenggut nyawa seorang pejalan kaki bernama Dede Eka Pratama, 21.

Pratama yang seorang buruh asal Banjar Dinas Yeh Biu, Desa Patas, Kecamatan Gerokgak, mengalami CKB, patah tulang rahang dan dagu, luka robek pada pinggang kanan, patah tulang paha kiri dan dinyatakan meninggal dunia saat diperiksa Team Medis Puskesmas Gerokgak I.

Mobil naas Grand Max Pick Up DK 8486 UG dikendarai Moch Irfan Kasogi, 33, asal Banjar Dinas Sekeling, Desa Penyabangan, Kecamatan Gerokgak. Irfan hanya mengalami luka lecet pada siku kiri, luka lecet betis kaki kiri dan bengkak pergelangan kaki kanan serta pinggang sakit dirawat di Puskesmas Gerokgak I.

Selain Pratama dua korban lainnya yang juga dihantam Grand Max adalah Patih Purnama Priatna, 8, pelajar MIN Gerokgak Kelas II, dengan alamat Banjar Dinas Batu Agung, Desa Gerokgak. Bocah delapan tahun ini mengalami luka robek pada kepala bagian kiri atas telinga, patah tulang betis kiri dan kanan, dirawat di Puskesmas Gerokgak I, kemudian dirujuk ke RSU Shanti Graha Seririt.

Korban lainnya bernama Budianto, 58, sehari-hari sebagai buruh tani, beralamat Banjar Dinas Kembang Sari, Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, tetapi alamat di KTP Dusun Gumukrejo Desa Karang Sono, Kecamatan Bangsalsari, Jember – Jatim. Budianto mengalami luka lecet pergelangan tangan kanan dan betis kanan, dirawat di Puskesmas Gerak I kemudian rawat jalan.

Informasi yang dikumpulkan Balieditor.com di lapangan menyebutkan bahwa lakalantas maut itu terjadi karena keteledran sopir Grand Max, Irfan. Grand Max yang datang dari arah timur saat melintas di TKP (tempat kejadian perkara) sang sopir hendak sepeda motor Honda Vario yang tidak diketahui identintasnya. Kala itu motor Vario tiba-tiba menyebrang dari utara ke selatan.

Akibatnya Irfan yang mengemudikan Grand Max lepas kendali dan modilnya oleng ke kanan (ke utara), kemudian menabrak menabrak pejalan kakiyang ada di pinggir jalan sebelah kanan jalan dan menabrak sepeda motor Yamaha DK 5597 UD yang dikendarai Budianto yang ada sebelah utara jalan. Kemudian mobil itu menabrak pagar toko bangunan yang ada dipinggir jalan sebelah utara.

Grand Max menyeret sepeda motor dan menghatam pejalan kaki Fatih Purnama Priatna, 8, yang saat itu melintas depan toko bangunan tersebut kemudian langsung menabrak karyawan toko bangunan Dede Eka Pratama, 21, warga Desa Patas yang saat sedang mengikat besi didepan toko milik Haji Fatur warga Gerokgak.

Tragisnya ketiganya diseret dan dibenturkan ke pagar toko bangunan tersebut oleh mobil Grand Max yang dikemudikan Moch Irfan Kasogi.

Kapolsek Gerokgak Kompol Made Widana dikonfirmasikan wartawan membenarkan kejadian tersebut. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *