Lakalantas: Honda Grand vs Toyota Hardtop, Rawiti Tewas di Tempat

Foto Istimewa: Lakalantas Honda Grand versus Toyota Hardtop

BALIEDITOR.COM – Kecelakaan lalulintas (lakalantas) maut terjadi di KM 7,500 jalan raya Singaraja-Lovina tepatnya wilayah Banjar Dinas Munduk, Desa Anturan, Buleleng, pada Sabtu (1/9/2018) sekitar pukul 22.00 wita.

Ya, sepeda motor Honda Grand versus mobil Hardtop, dan menyebabkan pengendara motor bernama Putu Rawiti, 30, tewas di tempat.

Honda Garand DK 3130 UL dikemudikan Rawiti, asal Banjar Dinas Melaka, Desa Kayu Putih, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Bali, sedang mobil Toyota Hardtop R 411 DA dikendarai oleh Pande Putu Gede Suwanda, 41, warga Jalan Imam Bonjol Dennpasar Barat. Kala itu Pande bersama istrinya Made Sintiarini Ariani, 38, dan kedua anaknya PAJS, 11, serta MRGD, 10.

Bagaimana kronologisnya? Data yang dikumpulkan Balieditor.com menyebutkan bahwa Pande datang dari arah timur menuju ke arah barat. Sampai di TKP model Hartop itu hendak berbelok ke arah kanan jalan (utara, red), untuk masuk ke salah satu rumah makan ikan bakar yang ada di Desa Anturan.

Saat berbelok ke utara, dari arah barat menuju ke arah timur datang motor Honda Grand yang dikendarai oleh korban Rawiti, dalam kecepatan tinggi. Sayang, korban yang saat itu juga tidak memakai helm tidak mampu mengendalikan laju motornya dan langsung menghantma mobil Hardtop itu.

Rawiti langsung terpental dan mengalami patah tulang tangan kanan, patah paha kanan, patah tulang betis kiri, lecet pada dada, lecet pinggang kanan, pelipis kanan, bengkak pada leher, dan tak sadarkan diri di lokasi kejadian.

Warga berusahan membawa Rawiti ke RS Parama Sidhi Singaraja, namun nyawa korban tidak tertolong akibat luak-luka parah yang dideritanya. Rawiti pun dinyatakan tewas oleh tim medis yang memeriksanya.

Pengendara Hardtop Pande bersama keluarganya tidak mengalami luka sedikit pun dan selamat.

Dikonfirmasi seizin Kapolres Buleleng, Kasat Lantas Polres Buleleng, AKP Putu Diah Kurniawandari membenarkan, kasus lakalantas yang menewaskan satu orang saat ini.

“Awalnya mobil itu datang dari timur ke barat dan hendak belok ke utara, tiba-tiba dari arah yang berlawan datang motor, sehingga terjadi lakalantas. Satu orang meninggal dari pengendara motor itu,” ungkap Kasat Diah, Minggu (2/9/2018) siang.

Kata Kasat Diah, jenazah korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga, sedangkan kasusnya kini masih dalam penyelidikan di Unit Laka Satlantas Polres Buleleng. “Pengemudi mobil sudah kami amankan untuk dimintai keterangan,” pungkas Kasat Diah. (ngr/frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *