Lakalantas: Tabrak Motor yang Sudah Terjatuh, Perbekel Banjarasem Tewas

Foto Istimewa/grafis junior: Dua motor yang terlibat dalam lakalantas dan TKP

BALIEDITOR.COM – Sungguh ironis nasib Perbekel Banjarasem, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, Bali, I Gede Ariya Jana, 45.

Betapa tidak? Gara-gara gelap dan tidak memperhatikan arus lalulintas, Ariya Jana menabrak sebuah sepeda motor yang sudah terjatuh di depannya dan Ariya Jana yang malah menderita luka-luka serta akhirnya meninggal dunia di RSU Kertha Usada Singaraja.

Kasatlantas Polres Buleleng AKP Putu Diah Kurniawandari didampingi Kasubbag Humas Iptu Gede Sumarjaya menjelaskan bahwa kecelakaan lalulintas (Lakalantas) yang menewaskan Perbekel Ariya Jana itu terjadi di jalan raya jurusan Singaraja – Gerokgak, KM 26.300 wilayah Desas Banjarasem, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng.

Kejadian memilukan ini terjadi pada hari Minggu (16/9/2018) sekitar pukul 04.25 wita, dan melibatkan speda motor Suzuki Thunder DK 3777 U dengan sepeda motor Honda Vario DK 8194 VI.

Suzuki Thunder DK 3777 U dikendarai korban Perbekel Banjarasem I Gede Ariya Jana beralamat di Banjar Dinas Yeh Anakan, Desa Banjarasem; sedangkan motor Honda Vario DK 8194 VI dikemudikan oleh Nengah Suka Adnyana, 44, beralamat di Banjar Dinas Yeh Anakan, Desa Banjarasem, dalam keadaan sehat.

Kejadian yang merenggut nyawa orang nomor satu di Banjarasem itu dilaporkan ke Polsek Seririt Minggu (16/9/ 2018) pukul 07.30 wita.

Bagaimana kronoloogis kejadiannya? Kasatlantas Diah menjelaskan bahwa lakalantas tersebut berawal dari sepeda motor Honda Vario DK 8194 VI yang terjatuh sendiri di sebelah kiri jalan. Kala itu motor Honda Vario yang dikendarai Adnyana datang dari arah utara menuju ke selatan.

“Pada saat pengendara membangunkan kendaraannya tiba-tiba datang sepeda motor Suzuki Thunder DK 3777 U dari arah utara menuju ke selatan. Karena penerangan jalan gelap pengendara tidak memperhatikan arus lalu lintas di depannya sehingga menabrak sepeda motor Honda Vario DK 8194 VI bagian kanan belakang sehingga terjadi kecelakaan lalu lintas,” papar Kasatlantas Diah.

Tragisnya, kata Kasatlantas Diah, korban Ariya Jana, pengendara motor Suzuki Thunder, tanpa menggunakan helm. Korban Ariya Jana mengalami luka lecet pada dahi kiri, bengkak pada mata kiri, lecet pada kaki kiri, lecet pada bahu kiri, keluar darah dari telinga dan hidung. “CKS (Cedera Kepala Sedang ) dirawat di RRU Kerta Husada Singaraja,” paparnya lagi.

Sayang, nyawa Perbekel Ariya Jana tidak tergolong lagi akibat luka-luka parah yang dideritanya, sehingga pukul 13.55 wita Perbekel Ariya Jana pun meninggal dunia. “Pukul 13.55 wita pengendara sepeda motor Suzuki Thunder dinyatakan meninggal dunia dalam perawatan Team Medis RSU Kerta Usada Singaraja, kemudian jenazah korban dibawa ke rumah duka oleh keluarga pada Pukul 15.30 Wita,” urai Kasatlantas Diah.

Kasus Lakalantas tersebut saat ini masih dalam proses penyidikan Unit Laka Lantas Polres Buleleng. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *