Liga 2 PSSI Buleleng: IM Didiskualifikasi Komdis PSSI, PERSS Sangsit ke Semifinal

Foto Balieditor.com-frs: Ketua Panitia Liga PSSI Buleleng Wayan Tingkes Yasa (kiri) dan DR Wayan Artanayasa, Waketum Askab PSSI Buleleng (kanan)

BALIEDITOR.COM – Kali ini Komdis Askab PSSI Buleleng, Bali, cukup tegas terhadap klub peserta liga yang coba-coba memakai pemain bodong. Tanpa ampun Komdis langsung mengeksekusi mereka dengan didiskualifikasikan dari kompetisi Liga Askab PSSI Buleleng 2018 ini.

Sebelumnya, PORS Seririt yang dihukum berat oleh Komdis Askab PSSI Buleleng karena memakai pemain bodong alias mencuri usia pemain. Hukumnya, selain didiskualifikasi dari putaran kompetisi Liga 2 PSSI Buleleng 2018, juga dilarang ikut satu musim kompetisi dan langsung turun kasta alias degradasi ke Liga 3.

Nasib sama juga dialami Indonesia Muda (IM) dari Kampung Kajanan Singaraja. Ketua panitia Liga Askab PSSI Buleleng 2018, I Wayan Tingkes Yasa, kepada Balieditor.com menyatakan bahwa setelah melalui sidang marathon selama dua hari akhirnya Komdis PSSI Buleleng menjatuhkan hukum diskualifikasi kepada IM.

“Karena terbukti menggunakan pemain tidak sah sebanyak tujuh orang, maka setelah disidangkan dan mereka tidak bisa menunjukan KTP asli para pemain itu akhirnya IM didiskualifikasi,” ungkap Tingkes, di sela-sela pertandingan Liga 3 antara Putra Kubutambahan versus Putra Mas di Lapangan Seririt, Selasa (9/10/2018) sore.

Hukuman untuk IM sama dengan hukuman yang dijatuhkan kepada PORS Seririt. “Sama hukumannya, karena kasusnya sama yakni mencuri usia pemain. Maka itu selain didiskualifikasi, IM juga langsung degradasi ke Liga 3 dan tidak boleh mengikuti satu musim kompetisi Liga PSSI,” urai Tingkes.

Tangisan IM menjadi senyuman PERSS Sangsit. Karena dengan didiskualifikasikan IM maka PERSS Sangsit yang berada diurut ketiga klasmen akhir Grup B Liga 2 PSSI Buleleng berhak naik tahta menggantikan IM, menjadi salah satu semifinalis.

PERSS Sangsit mengganti IM bertarung di semifinal Liga 2 melawan Persada Sukasada United pada tanggal 11 Oktober 2018 lusa.

Menjawab pertanyaan Balieditor.com, baik Tingkes maupun Waketum Askab PSSI Buleleng, DR I Wayan Artanayasa menjelaskan bahwa dengan turunnya tiga klub anggota Liga 2 ke Liga 3 maka tiga tim atau klub papan atas klasmen akhir hasil kompetisi Liga 3 akan mendapat berkah dan naik kasta alias promosi ke Liga 2.

“Ya, karena tiga tim Liga 2 turun maka tiga tim Liga 3 akan promosi ke Liga 2. Ini untuk melengkapi format Liga 2 yang beranggota 8 klub,” jawab Tingkes.

Tingkes mengingkatkan bahwa karena hukum ini dikenakan kepada klub maka semua pemain dan official tim semua tidak bisa beraktivitas di kompetisi liga tahun depan. “Baik pemain maupun official ti kena semua. Mereka tidak bisa main untuk klub lain di kompetisi liga musim depan selama kedua tim ini masih menjalani hukum,” tegas Tingkes. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *