Liga 2 PSSI Buleleng: IM Gunakan Pemain Bodong? Besok Disidang Komdis

Foto Balieditor.com-frs: Petinggi PSSI Buleleng

BALIEDITOR.COM – Kompetisi Liga Askab PSSI Buleleng musim 2018 yang sudah memasuki babak semifinal terganggu oleh sejumlah masalah.

Sebelumnya PORSS Seririt yang terbukti menggunakan pemain bodong alias mencuri usia pemain, sehingga Komdis Askab PSSI Buleleng menjatuhkan sanksi tegas yakni didiskualifikasi dari kompetisi, ditambahkan hukuman tidak boleh mengikuti kompetisi Liga selama satu musin, plus didegradasikan ke Liga 3.

Kali ini kasus serupa terjadi lagi. Informasi yang diperoleh Balieditor.com menyebutkan bahwa salah satu tim peserta semifinal Liga 2 Askab PSSI Buleleng 2018 terindikasi mencuri usia alias menggunakan pemain bodong.

Informasi ini diperoleh Balieditor.com dari sejumlah petinggi Askab PSSI Buleleng di sela-sela pertandingan Liga 3 antara Satria Tunas Jaya Sudaji kontra Putra Mas Pemuteran di Lapangan Seririt, Minggu (7/10/2018) sore. Klub yang terindikasi menggunakan pemain bodong adalah Indonesia Muda (IM) dari Kelurahan Kampung Kajanan, Singaraja.

“Ada indikasi IM menggunakan beberapa pemain yang usiannya sudah lebih dari yang ditentukan,” papar anggota Exco Askab PSSI Buleleng Made Bawa dibenarkan Waketum Askab PSSI Buleleng DR Wayan Artanayasa.

Tambah Artanayasa bahwa jumlah pemain yang dipalsukan usianya cukup banyak yakni sekitar 7 pemain. “Cukup banyak juga pemain yang dipalsukan usianya,” ujar mantan striker handal Persibu Buleleng di era 2000-an itu.

Terus apa sikap Komdis? Artanyasa menjelaskan bahwa Senin (8/10/2018) pukul 09.00 wita pagi, Komdis Askab PSSI Buleleng akan menggelar sidang. Pihak IM pun akan dihadirkan dalam sidang Komdis itu.

“Kalau terbukti bersalah maka IM akan didiskualifikasikan, dan otomatis tidak bisa ikut pertandingan semifinal Liga 2. Nanti tim peringkat ketiga yang menggantikan posisi IM untuk tampil di semifinal,” jelas Artanayasa yang juag dosen FOK Undiksha Singaraja itu.

Bila dalam sidang besok IM terbukti bersalah maka PERSS Sangsit berpesta karena bakal menggantikan posisi IM untuk tampil di semifinal Liga 2 melawan Persada Sukasada United tanggal 11 Oktober 2018 mendatang.

IM tergabung dalam Grup B Liga 2 bersama Putra Devata Pakisan dan PERSS Sangsit dari Desa Sangsit.

Kondisi ini juga akan menguntungkan tim-tim di Liga 3. Karena bila IM terbukti bersalah maka tercatat sudah tiga tim Liga 2 yang degradasi ke Liga 3 maka bakal tiga tim teratas klasmen akhir Liga 3 yang promosi ke Liga 2 musim depan yakni juara grup, runner-up dan posisi ketiga klasmen akhir Liga 3. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *