Made Teja: “Ada Oknum Ngaku KPK, Ikut Politik Praktis”

Foto Ist: Ketut Suartika, duduk nomor tiga dari kanan

BALIEDITOR.COM – Para kader Partai NasDem dibuat kaget, ketika ada seseorang mengaku senagai KPK tapi ikut Rakernas atau Kongres II Partai NasDem di Jakarta, Sabtu (9/11/2019).

Oknum yang mengaku KPK itu ternyata Ketut Suartika alias Nyok asal Kelurahan Kampung Anyar, Singaraja, Bali.

Kehadiran Nyok yang mantan anggota Fraksi PDIP Buleleng yang membawa-bawa nama KPK di Kongres Partai NasDem di Jakarta direaksi keras kader NasDem dari Buleleng, Bali.

“Ada oknum yang mengaku KPK ….dan berlagak KPK …ternyata cuma LSM KPK …tetapi dia aktif di salah satu partai politik yaitu NasDem,” kritik Made Teja, Ketua DPC NasDem Kecamatam Sukasada, Buleleng, Bali, melalui WhatsApp (WA) kepada Balieditor.com, Minggu (10/11/2019) siang.

Kata Teja, “Mengingat betapa pentingnya penegakan hukum, nama KPK tidak boleh dicobak-cabik.”

Teja dan para kader NasDem lainnya mengingatkan aparatur negara untuk siaga satu menghadapi organisasi bodong yang membodohi masyarakat.

” Kami mengingatkan kepada aparatur negara siaga satu hadapai hal-hal bodong membodohi masyarakat,” tegas Teja, yang juga Ketua DPD LPM Buleleng itu.

Diungkapkan Teja, KPK yang dikenal masyarakat Indonesia adalah Komisi Pemberantasan Korupsi yang didirikan atas dasar UU dan bukan berbentuk LSM. Maka itu, kata dia, ada organisasi atau oknum yang mencatut nama lembaga resmi yang didirikan berdasarkan UU nama organisasi maupun oknum yang mencatut nama lembaga resmi harus ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku.

“Namanya KPK harus bersih dari kepentingan politik, tidak memihak golongan apalagi kongkalikong. Rakyat sudah cukup menderita . Ini harus ada pengawasan terhadap oknum KPK bodong,” tegas Teja.

Teja menegaskan, “Ini ngaku KPK, KPK kok aktif di politik..,” pungkas Teja.

Bagaimana komentar Nyok? Ternyata hingga berita ini diposting belum ada penjelasan dari Nyok.

Balieditor.com Minggu (10/11/2019) telah berusaha mengkonfirmasikan lewat telpon dan WhattsApp (WA) sekitar pukul 14.02, 14.03 dan 14.04 namun tidak ada jawaban atau balasan dari Nyok. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *