Maling Bermobil Bobol Gudang Cengkeh di Baktiseraga,Tapi Digagalkan Warga

Ilustrasi

BALIEDITOR.COM – Ini peringatan bagi masyarakat yang memiliki cengkeh agar tetap waspada. Karena kini maling cengkeh kembali merajalela.

Seperti yang terjadi di kawasan LC, Desa Baktiseraga, Singaraja, Buleleng, Bali, Senin (23/7/2018) malam sekitar pukul 21.oo wita.

Sekelompok maling bermobil mencoba membobol gudang cengkeh di LC, namun berhasil dipergoki warga sekitarnya sehingga aksi pencurian cengkeh pun gagal. Gerombolan maling itu menggunakan mobil pick-up warna hitam dengan menggunakan plat nomor polisi diduga palsu.

Bagaimanan kisahnya? Kapolsek Kota Singaraja, Kompol Anak Agung Wiranata Kusuma, Selasa (24/7/2018) kepada Balieditor.com menceritakan bahwa saat maling melakukan aksinya dipergoki warga. Warga pun berusaha menangkap para maling itu tetap berhasil meloloskan diri dari kepungan warga. Kemudia dilaporkan ke polisi malam itu juga.

Polisi dari Polsek Kota Singaraja langsung melakukan pengejaran hingga ke wilayah Seririt, Banjar dan Kecamatan Sukasada. Setelah cukup lama dilakukan pengejaran, polisi kehilangan jejak saat pencuri yang diperkiarakan lebih dari satu orang itu kabur melintas ke arah Desa Selat, Kecamatan Sukasada.

Selain beruasaha menangkap para pencuri, polisi juga melakukan penyelidikan terhadap pemilik mobil pick-up yang digunakan pencuri. Berdasarakan laporan warga, mobil yang digunakan pelaku bernopol DK 6973 VE. Setelah diketahui identitas pemilik mobil, polisi melakukan pengejaran ke Kota Seririt dimana alamat pemilik mobil tinggal.

“Kami lakukan pengejaran dan menemukan mobil dimaksud milik Putu S di Seririt bernomor sama DK 6973,”jelas Kapolsek Wiranata.

Hanya saja, menurut Kapolsek Wiranata, jenis dan warna mobil tidak sama seperti yang dilaporkan warga.Bahkan, saat dimintai keterangan, alibi Putu S cukup kuat saat peristiwa percobaan pencurian itu berlangsung. ”Setelah dilakukan cross check dan pemeriksaan cukup detil kami berkesimpulan pelaku pencurian cengkeh di Desa Baktseraga menggunakan mobil ber nopol palsu,” ungkapnya.

Langkah selanjutnya? ”Para pencuri itu menggunakan modus dengan memalsukan nomor kendaraan. Dan ini kita waspadai karena bisa saja mereka beraksi di tempat lain dengan modus yang sama,” jawab Kapolsek Wiranata. (cha/frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *