Mangku Pastika-KBS Mesra di Pembukaan Lovina Festival; Pastika Dukung KBS?

Foto Humas Pemkab Buleleng for Balieditor.com: Koster dan Mangku Pastika berbincang akrab

Foto Humas Pemkab Buleleng for Balieditor.com: Koster dan Mangku Pastika berbincang akrab

BALIEDITOR.COM – Tiga tokoh Buleleng mesra di Pembukaan Lovina Festival 2017. Benarkah?

Ya, benar. Kalau memperhatikan suasana keakraban tiga tokoh Buleleng yang sering diberitakan media yakni Gubernur Bali Komjenpol (Purn) Made Mangku Pastika, Ketua DPD PDIP Bali (anggota DPR RI) DR Ir Wayan Koster, MM, dan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana di pembukaan Festival Lovina 2017, maka tidak terekam adanya kesan permusuhan di antara mereka.

Kemesraan ketiga tokoh “antagonis politik” itu malah memunculkan spekulasi politik baru. Ada spekulasi bahwa Gubernur Mangku Pastika merestui Koster yang dijuluki Koster Bali Satu (KBS) maju di Pilgub Bali 2018. Spekulasi itu muncul, lantaran politisi yang sama-sama dari Buleleng namun beda partai ini, tampak akrab saat duduk berdampingan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, Gubernur Pastika yang sebentar lagi akan melepas jabatan sebagai orang nomor satu di Bali ini kabarnya sudah memberikan dukungan kepada KBS untuk mendapatkan rekomendasi dari PDIP maju sebagai Calon Gubernur (Cagub) Bali di Pilgub Bali 2018 nanti. Itu dilihat dari gerak tubuh Pastika, ketika duduk berbarengan sambil mesra dengan KBS.

Dukungan Pastika ini, mengingat Koster merupakan putra daerah asal Buleleng. Sehingga, dengan kehadiran Koster maju sebagai Cagub Bali membuktikan bahwa bisa mempertahankan tahta kekuasaan “Orang Buleleng” di Bali hingga 5 tahun kedepan, pasca kepemimpinan dilepas oleh Gubernur Pastika.

“Ya, kalau mau lebih terbuka, udah pak Gubernur dukung KBS saja. Ya, kalau dari omongan berharap, ya beliau (Mangku Pastika, red) beri dukungan ke saya,” ujar Koster, saat ditemui di Pantai Lovina di sela-sela kegiatan Pembukaan Festival Lovina 2017.

Sementara Gubernur Pastika yang dikonfirmasi terkait kedekatan ini berbau politis Pilgub Bali 2018 sebagai bentuk dukungan ke KBS, Pastika menjawab diplomatis. Menurut Pastika, kedekatan ini sudah terjalin sejak mereka muda yang merantau di Jakarta.

“Teman saya di Jakarta ini, sejak tahun 80-an. Kalau ada urusan Hindu misalnya Dharma Shanti dan segala macam kita-kita ini, dia (Koster, red) juga. Ada satu lagi Jro Wacik,” kilah Pastika.

Ketika didesak dukungan dirinya ke KBS, Pastika kembali berkilah dan seolah-olah membandingkan dukungan PDIP kepada dirinya saat pencalonan Pilgub Bali 2008 dirinya bersama Puspayoga. “Ya, terus yang dukung saya dulu, dia (Koster dan PDIP, red). Yang ikut mikirin Bali Mandara dia juga,” ujar Pastika sembari tertawa dan meninggalkan lokasi festival.

Pastika dahulu merupakan “Anak Emas” PDIP. Namun karena adanya perbedaan pandangan politik, di Pilgub Bali 2013 Pastika tidak diusung lagi oleh PDIP maju di Pilgub, melainkan PDIP memberikan rekomendasi keada Puspayoga-Sukrawan. Hingga akhirnya, Pastika digaet Golkar dan Demokrat yang tergabung dalam Koalisi Bali Mandara (KBM) Sejak itulah, hubungan Pastika yang juga mantan Kapolda Bali dan PDIP seolah panas dan seolah tak berujung.

Namun, kemesraan KBS yang notabene Ketua PDIP Bali dan Pastika Anggota Dewan Pembina DPP Demokrat di acara pembukaan Festival Lovina, kini malah menimbulkan pertanyaan publik, apakah Pastika yang dikenal dengan sebutan MP mendukung Koster yang sama-sama dari Buleleng untuk maju di Pilgub Bali 2018. Koster yang dimintai keterangan hal ini, hanya menjawab kemesraan itu sebatas silaturahmi semata.

“Ya, karena jarang bertemu dengan beliau, karena beliau sebagai kepala daerah. Gak ada nuansa politik kok. Kebetulan saja duduk bareng. Saya mendadak saja ini, kebetulan ada hubungan dengan pak Bupati dan pak Wakil. Saya gak berani beri kepastian, karena tadi saya baru datang dari Jakarta,” jelas Koster.

Kendati begitu Koster berharap, ada dukungan dari orang nomor satu di Bali saat dirinya maju di Pilgub Bali 2018 sebagai Cagub Bali dari PDIP. “Berharap, ya pak Koster tampil. Ya, kalau rekomendasi belum. Mudah-mudahan, akhir September ini, tunggu saja,” pungkas Koster. (ngr/frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *