Masa Prapaskah 2018: Romo Yan, “Yesus Lolos dari ‘OTT’nya Iblis di Padang Gurun”

Foto-Foto Balieditor.com-frs: Kegiatan Pendalaman Iman

Foto-Foto Balieditor.com-frs: Kegiatan Pendalaman Iman

BALIEDITOR.COM – Dalam mengisi masa prapaskah 2018 ini, panitia Paskah dari Kelompok Doa Maria Dolorosa menggelar sejumlah kegiatan.

Salah satunya adalah Pendalaman Iman. Kegiatan pembinaan iman umat Katolik ini digelar di rumah Ketua Panitia Paskah 2018 Francelino Xavier Ximenes Freitas di Jalan Pulau Sugara No 22 Tamansari, Singaraja, Bali, Rabu (7/3/2018) malam.

Pendalaman Iman yang dipandu langsung Romo J Tanumiarja Nyoman, SVD, itu berajuk “Enyalah, Iblis” (Mat 4:10).

Bahan pendalaman iman diambil dari Injil karangan Matius 4:1-11. Bacaan ini tentang Yesus dicobai iblis di padang gurun setelah menjalani puasa 40 hari.

Romo Yan – sapaan akrab Romo J Tanumiarja Nyoman, SVD, menyatakan bahwa kendati iblis mencobai Yesus dengan berbgai cara maut namun tidak berhasil menaklukkan Yesus.

“Yesus lolos dari ‘OTT’-nya iblis di padang gurun. Berbeda dengan pejabat zaman sekarang yang gampang terjebak dan banyak di-OTT KPK,” jelas Romo Yan.

IMG_20180308_002127

Sementara dalam pengarahan tema, Romo Yan yang merupakan putra asli Bali dari Tuka, Dalung, Badung itu mengatakan, masa prapaskah berintikan perang terbuka melawan iblis dengam senjata andalan berupa puasa, pantang, dan matiraga. Iblis adalah lawan yang sangat tangguh untuk dihadapi.

“Walau demikian, iblis harus dihadapi sebab dialah biamh keladi dari segala kekacauan, kehancuran serta kebinasaan,” tandas Romo Yan.

Kata Romo Yan, “Iblis lah bapak semua provokator yang tak henti-hentinya menyesatkan iman kita dan menjauhkan kita dari Tuhan, Pencipta dan Penebus kita.” (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *