Masalah Batu Ampar: Demo di KPK, AMPAK Desak KPK Tangkap Bupati PAS

Foto-Foto Istimewa: AMPAK gelar aksi demo di depan gedung KPK di Jakarta, Jumat (20/4/2018) pagi

Foto-Foto Istimewa: AMPAK gelar aksi demo di depan gedung KPK di Jakarta, Jumat (20/4/2018) pagi

BALIEDITOR.COM – Ternyata masalah tanah di Batu Ampar, Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, Bali, sudah membahana di pusat.

Sebagai bukti, sejumlah massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi (AMPAK) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (20/4/2018) pagi pukjl 09.00 WIB. Demo tersebut dalam “Aksi Teatrikal”.

Dalam press releasenya yang diterima Balieditor.com, Koordinator AMPAK, Andi Madilao mengatakan, korupsi menjadi bumerang bagi berbagai elemen kehidupan berbangsa dan bernegara, tak terkecuali masalah agraria di Pulau Bali sebagai surga investasi.

Baca Juga:  Korupsi: Diduga Dana BKK Diselewengkan, Rehab Wantilan Desa Adat Sinalud Mangkrak

IMG-20180420-WA0024

“Keterlibatan Bupati Buleleng I Putu Agus Suradnyana (PAS) dalam kasus penyalahgunaan wewenang menciderai masyarakat Bali, khususnya warga Buleleng,” ujar Andi.

Menurut Andi, keterlibatan Bupati Buleleng tersebut menimbulkan keresahan bagi masyarakat, sebab telah memberikan dan menyerahkan tanah negara seluas 16 hektar kepada Investor.

“Tindakan semena-mena (tanpa Perda/MoU) I Putu Agus Suradnyana (PAS) tersebut berakibat pada kerugian negara sebesar Rp 24 miliar,” tegasnya.

Dengan demikian Andi mendesak lembaga pimpinan Agus Rahardjo tersebut mengusut tuntas keterlibatan Bupati Buleleng. Bila perlu, kata Andi, tangkap segera politisi PDIP tersebut.

Baca Juga:  Diduga Fiktif, Proyek BBRBLPP Rugikan Negara Miliaran Rupiah

Sebelumnya dalam rillies yang disebar dan ditembuskan kepada awak media nasional dalam persiapan aksi kepada Polda Metro Jaya, Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi ini menekankan 2 hal yakni, bahwa jika keterlibatan Bupati Buleleng tersebut menimbulkan keresahan bagi masyarakat, sebab telah memberikan dan menyerahkan tanah negara seluas 16 hektar kepada Investor.

IMG-20180420-WA0026

Dengan tindakan semena-mena (tanpa Perpu/MoU) I Putu Agus Suradnyana (PAS) tersebut berakibat pada kerugian negara sebesar Rp 24 miliar.

“Pertama mendesak KPK untuk mengusut keterlibatan Bupati Buleleng, Kedua, Tangkap Bupati Buleleng.Sebagai bentuk keprihatinan sebagai masyarakat Bali,” tegas para penggiat anti korupsi tersebut. (frs)

IMG-20180420-WA0031

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *