MGPSSR Gelar Sosialisasi, Semeton Pasek Diminta Jangan Mudah Terprovokasi

Foto Balieditor.com-ngr: SOSIALISASI MGPSSR Buleleng melibatkan warga Semeton Pasek di Wantilan Pura Desa Panji.

Foto Balieditor.com-ngr: SOSIALISASI MGPSSR Buleleng melibatkan warga Semeton Pasek di Wantilan Pura Desa Panji.

BALIEDITOR.COM – Semeton Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) Buleleng, Bali, menggelar sosialisasi melibatkan warga Pasek di Wantilan Pura Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Minggu (4/6/2017).

Sosialisasi ini dilakukan berkaitan dengan pembangunan Pura Penataran Agung Catur Parahyangan Ratu Pasek Linggih Ida Bhatara Mpu Gana di kawasan perbukitan Banjar Pundukdawa, Desa Pakraman Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Klungkung.

Ke depan, seluruh semeton Pasek yang ada di Bali maupun di Nusantara, akan tersentral di pura tersebut. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh, Ketua MGPSSR Buleleng, Nengah Gelgel, usai menggelar sosialisasi yang melibatkan puluhan warga semeton Pasek di Buleleng.

Ketua MGPSSR Buleleng, Negah Gelgel mengatakan, sosialisasi yang dilakukan dengan semeton Pasek di Desa Panji ini, terkait dengan pembangunan Pura Penataran Agung Catur Parahyangan Ratu Pasek Linggih Ida Bhatara Mpu Ghana. Gelgel pun meminta, saat ini warga semeton Pasek untuk tidak menghiraukan adanya kesimpangsiuran, terkait pembangunan pura tersebut.

“Dengan sosialisasi ini, saya harapkan agar kesimpangsiuran yang selama ini ada, tidak terjadi lagi di semeton pasek. Semua harus terfokus pada linggih Ida Bhatara Mpu Gana di Pura Parahyangan Ratu Pasek, yang ada di Pudukdawa, Klungkung,” kata Gelgel, usai menggelar sosialisasi.

Selain sosialisasi terkait pembangunan pura, lanjut Gelgel, sosialisasi ini digelar untuk bertatap muka dengan sesama semeton Pasek dengan tujuan mengikat rasa persaudaraan dan tali silaturahmi. “Kami juga menyikapi persoalan selama ini, agar kedepan semeton Pasek tidak mudah terprovokasi oleh pihak lain,” jelas Gelgel.

Eksitensi keberadaan beberapa perkumpulan semeton trah yang ada di Bali ini, memang tidak terlepas dari peran Pemerintah untuk mengayomi secara bersama-sama. Saat ini, peran Pemerintah pun sudah sangat baik dalam memberikan perhatian kepada keberadaan seluruh semeton-semeton trah yang ada di Bali.

Seperti diketahui, dalam waktu dekat ini Provinsi Bali juga akan menggelar pesta demokrasi untuk memilih pemimpin Gubernur dan Wakil Gubernur Bali periode 2018-2023, tahun 2018 nanti.

Semeton MGPSSR Buleleng pun mengharapkan agar calon pemimpin ke depan mampu mengayomi semeton-semeton trah yang ada di Bali, meskipun calon itu berasal dari kalangan Pasek ataupun diluar kalangan Pasek.

“Dalam waktu dekat, Bali kan ada pesta demokrasi. Ya, kami hanya berprinsip, siapapun nanti menjadi pemimpin ataupun calon pemimpin kalau sudah memenuhi kriteria sebagai pemimpin dan baik, kami mendukung dari kalangan siapapun itu. Asalkan memetingkan kepentingan masyarakat,” pungkas Gelgel. (ngr)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *