Mr Tengkorak Masih Misterius

Foto Balieditor.com-cha: Tim Labfor Polda Bali tengah melakukan pengambilan sample tengkorak manusia yang ditemukan di kebun Kakao milik PT.Mayora yang digarap oleh Nyoman Bagiarta, Sabtu (6/7/2019) lalu.

BALIEDITOR.COM – Polsek Seririt harus kerja ekstra untuk mengungkap siapa sebenarnya pemilik tengkorak yang ditemukan di kebun kakao milik PT Mayors di Desa Kalisada Kecamatan Seririt, Buleleng, Bali.

Pasal hingga hari ini Mr Tengkorak itu masih misterius. Kendati telah dilakukan tes DNA terhadap temuan tulang-tulang manusia itu namun belum ada tanda-tanda membuka tabir misteri tengkorak ini.

Dan kini tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Bali,telah bekerja dengan mengambil bagian tersisa dari tengkorak tersebut.

Kapolsek Seririt Kompol I Wayan Suka mengatakan,Tim Labfor sudah turun ke RSUD Singaraja tempat tulang belulang disimpan dengan melakukan uji kimia. Diantara sisa jazad yang bisa diambil,selain tulang,ada potongan rambut yang diduga terkait dengan tengkorak termasuk sample darah yang menempel dikarung tempat sebagian tulang tengkorak ditemukan.

”Petugas labfor sudah melakukan uji kimia dengan mengambil sample yang diduga darah didalam karung. Namun setelah dites ternyata bukan darah, kemungkinan dugaan awal merupakan cairan dari jaringan kulit. Diambil juga gigi, potongan tulang dan ditemukan sisa rambut dalam karung sepanjang 30 centimeter,” jelas Kapolsek Wayan Suka seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, Selasa (9/7/2019).

Selanjutnya,menurut Wayan Suka, beberapa sample yang telah diambil itu akan dikirim ke Pus Labfor Mabes Polri untuk mengetahui profiling identitas korban.

”Ya, setelah ini sample itu kita kirim ke Puslabfor Mabes Polri untuk dilakukan profiling identitas dari korban. Nanti hasilnya akan dikirim kepada kita,” imbuh Suka didamping Kanit Reskrim Polsek Seririt, Iptu Putu Edy Sukariawan.

Terkait proses lanjutan dari temuan tengkorak manusia itu, Kompol Wayan Suka menyebut telah memeriksa dua orang yakni Made Artika, 59 dan Kelian Banjar Dinas Tegallenga, Desa Kalisada,Ketut Winarta, 51, sebagai saksi pertama yang menemukan tengkorak tersebut.

”Untuk saksi baru dua orang kita mintai keterangan dan mereka saksi yang pertama menemukan (tengkorak, red),” jelasnya.

Selain itu,pihak kepolisian akan terus menggali informasi keberadaan orang hilang dengan melakukan koordinasi terhadap aparat desa tempat tengkorak ditemukan termasuk dengan desa-desa tetangga diskeitarnya.

”Kita ingin memastikan dulu apakah ada pihak yang merasa kehilangan salah satu anggota keluarganya. Dan kami pastikan temepat ditemukan tengkorak itu adalah kebun bukan kuburan,” ungkapnya. (cha/frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *